Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Ketua DPR: Jangan Kaitkan Teror Di Parlemen Inggris Dengan Agama Tertentu

Laporan: Aldi Gultom | Kamis, 23 Maret 2017, 16:19 WIB
Ketua DPR: Jangan Kaitkan Teror Di Parlemen Inggris Dengan Agama Tertentu

Pelaku serangan dikepung polisi London setelah dilumpuhkan/BBC

Ketua DPR RI, Setya Novanto, mengutuk aksi teror di kawasan padat wisatawan Jembatan Westminster pusat kota London, Rabu (22/3). Sementara ini tercatat empat orang warga tewas dan 40 orang lain terluka akibat serangan pelaku tunggal.

 Setya Novanto mengatakan, dari informasi yang diterimanya, pelaku diduga kuat berasal dari kelompok radikal. Si penyerang ditembak mati setelah menggunakan mobil untuk menabrak para pejalan kaki dan menikam polisi hingga tewas di luar gedung parlemen.

"Saya sangat mengecam aksi-aksi biadab seperti ini. Aksi teror yang tergolong sadis ini tentu merupakan tindakan yang di luar akal sehat dan sangat jauh dari nilai-nilai keagamaan. Saya meminta agar peristiwa ini tidak dikaitkan dengan sentimen keagamaan," kata Novanto dalam keterangan resminya, Kamis (23/3).
 
Dia menegaskan, nilai-nilai keagamaan mengarahkan umat manusia kepada kehidupan damai dan harmonis. Sementara aksi terorisme adalah ulah segelintir orang yang memiliki paham dan pemikiran radikal jauh dari nilai-nilai agama, tetapi selalu mengaitkan tindakannya dengan agama.

"Sekali lagi, tidak ada agama yang mengajarkan cara atau aksi-aksi sadis seperti ini," tekan dia.
 
Bagi Novanto, aksi teror terbaru di London itu sebenarnya ditujukan kepada seluruh masyarakat dunia. Masyarakat dunia tentu mengecam perbuatan keji tersebut. Teror di London, lanjut Setnov, membuktikan bahwa kelompok teroris memang ada. Karena itu, dunia patut mendukung usaha aparat keamanan internasional memeranginya.
 
Ketua DPR juga mengimbau agar warga negara Indonesia yang berada di sekitar lokasi teror di London tidak panik. Ia harap, Kedubes Republik Indonesia di Inggris segera mendata WNI dan memberikan arahan serta perlindungan kepada seluruh WNI di sana.

"Sebagai pimpinan DPR RI, saya berharap peristiwa memilukan ini tidak terjadi lagi di masa depan baik di luar negeri maupun di dalam negeri, dan untuk itu kita perlu terus mendukung upaya internasional memerangi terorisme," pungkasnya. [ald]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)