Khatibul: Pelaku Bom Samarinda Tidak Berperikemanusiaan
Laporan: | Senin, 14 November 2016, 13:58 WIB

. Anggota Komisi VIII DPR Khatibul Umam Wiranu mengecam dan mengutuk keras aksi pengeboman gereja di Samarinda. Menurutnya, tindakan tersebut dilakukan oleh orang atau kelompok yang tidak berperikemanusiaan, tidak beradab, serta tidak beragama.
"Tindakan mereka bertentangan dengan Pancasila, agama, konstitusi negara serta undang-undang," tegas politisi Partai Demokrat ini dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/11).
Khatibul yang menjabat sebagai Ketua Departemen Agama DPP Partai Demokrat, meminta pihak kepolisian dan aparat penegak hukum lainnya untuk secapatnya memproses para pelaku, dan pembuat skenario pengeboman, dengan menghukum mereka seberat-beratnya sesuai UU Anti Terorisme serta undang-undang lain yang berlaku.
"Pelaku dan perencana tindakan pengeboman ini jelas punya motif adu domba antar pemeluk agama yang berbeda, membuat situasi sosial masyarakat saling curiga, dan bisa menciptakan konflik sosial yang lebih luas. Sehinga aparat penegak hukum harus menemukan jejaring, mata rantai kelompok ini secara tuntas, agar tidak terjadi aksi pengeboman di tempat-tempat lain," tegas Khatibul.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa aksi teror yang kembali mengemuka ini menjadi pekerjaan pemerintah yang harus segera dituntaskan. Tindakan kekerasan dan aksi terorisme yang bersumber dari pemahaman keagamaan yang ekstrem harus dapat diantisipasi oleh pemerintah, khusunya Kementerian Agama.
"Dicarikan jalan keluarnya, dan pendekatan persuasif, serta pendidikan keagamaan yang benar, menjadi pilihan yang harus diutamakan oleh pemerintah," tukas Khatibul.
[rus]