Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

DPR Minta Pemerintah Bantu Korban Banjir Padang

Laporan: | Senin, 17 Oktober 2016, 17:37 WIB
DPR Minta Pemerintah Bantu Korban Banjir Padang Anggota Komisi IV DPR RI Hermanto meminta pemerintah terjun langsung untuk menangani korban banjir di Kota Padang, Sumatera Barat. Banjir terjadi akibat jebolnya tanggul Sungai Air Dingin yang melintasi Kelurahan Balai Gadang dan Koto Panjang.

Hal itu disampaikannya saat kunjungan kerja spesifik Komisi IV ke Provinsi Sumatera Barat pada Jumat lalu (14/10).

Bendungan irigasi di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang jebol diterjang arus Batang Air Dingin akibat hujan lebat pada 1 Agustus lalu. Bendungan sepanjang 70 meter itu jebol sehingga tidak lagi mampu mengairi sawah seluas 1.034 hektar yang ada di kawasan itu.

"Air mulai tinggi sekitar pukul 15.00 WIB. Puncaknya sekitar pukul 16.09 WIB, terjangan air membuat bendungan jebol," ungkap Safaria, warga yang bermukim sekitar bendungan.

Penjaga pintu bendungan bernama Safaria menambahkan, penyebab banjir akibat besarnya arus air lantaran hujan lebat.

"Volume besar membuat air meluap dan menghantam bendungan, ada 40 meter panjang bendungan yang jebol," katanya.

Jebolnya bendungan membuat sekitar 1.000 hektar sawah di wilayah aliran irigasi bendungan terancam tidak mendapatkan air.

"Ini juga akan terancam panen, kondisi ini sudah dilaporkan kepada pemerintah untuk dibangun lagi," kata Hermanto.

Lebih lanjut, legislator dari Sumatera Barat itu meminta pemerintah untuk melakukan berbagai langkah guna menyelamatkan daerah aliran sSungai.

"Pemerintah melalui Kementerian harus mengalokasikan anggaran mulai dari penelitian sampai pada upaya pemulihan kembali fungsi aliran sungai ini. Kalau hal ini telambat dilakukan, maka akan merugikan lingkungan khususnya para petani yang semestinya bisa memanfaatkan air sungai ini sebagai sumber mata pencaharian," demikian Hermanto. [wah]  
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)