Gerindra Yakin Demo Ahok Tidak Akan Anarkis
Laporan: | Jumat, 14 Oktober 2016, 12:56 WIB

. Ribuan massa yang tergabung dalam Aksi Bela Islam memadati Masjid Istiqlal di Jakarta, Jumat (14/10). Selesai jumatan, mereka akan melakukan aksi demonstrasi besar-besaran ke Bareskrim Polri dan Balaikota DKI Jakarta.
Mereka melakukan aksi tersebut untuk menuntut aparat hukum berlaku serius atas dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok.
Dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok menyulut kemarahan umat Islam. Karenanya, sebagian kalangan khawatir akan terjadi kericuhan dalam aksi demonstrasi tersebut.
Anggota Komisi II DPR RI Sufmi Dasco Ahmad tidak setuju dengan kekhawatiran tersebut. Pasalnya menurut politisi Partai Gerindra itu, orang-orang yang melakukan aksi demo merupakan orang-orang yang memiliki pendidikan akan agama.
Kalaupun ada potensi kericuhan, Dasco yakin potensi kericuhan tersebut akan mampu direda oleh para ulama yang ikut dalam aksi.
"Ada banyak ulama di situ, yang nanti bisa mencegah terjadinya chaos," katanya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/10).
Lebih lanjut Dasco berharap agar demo hari ini murni soal dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok, tidak mengandung unsur lain yang didukung oleh pihak manapun.
"Kita berharap sebagai sesama umat muslim, bahwa demo pada hari ini tidak ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu, sehingga demonya menjadi mudarat," tukasnya.
[rus]