Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Fadli Zon: Fenomena Dimas Kanjeng Mempermalukan Indonesia

Laporan: | Selasa, 11 Oktober 2016, 05:14 WIB
Fadli Zon: Fenomena Dimas Kanjeng Mempermalukan Indonesia

Taat Pribadi/net

Fenomena besarnya jumlah pengikut Padepokan Dimas Kanjeng yang dipimpin Taat Pribadi, yang mengklaim bisa menggandakan uang, sebagai cermin dari masyarakat yang sakit. Bahkan, Taat Pribadi yang terjerat kasus penipuan dan pembunuhan diketahui memiliki koneksi dengan pejabat-pejabat negara.

"Pemerintah seharusnya malu. Di antara negara-negara yang ada di dunia sekarang, Indonesia yang ada berita-berita seperti ini. Menurut saya ini mempermalukan kita di mata dunia. Bagaimana bisa ada peristiwa-peristiwa yang seharusnya terjadi di abad lalu, tetapi di abad 21 masih terjadi. Jadi sebagai orang Indonesia saya malu," kata Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, di Jakarta, Senin (10/10).

Fadli menambahkan, sebagai orang Islam, dirinya dan mungkin saja sebagian besar umat Islam yakin akan hal-hal gaib. Tapi bukan berarti harus percaya akan hal irasional yang diklaim Taat Pribadi. Apa yang dilakukan Taat dinilainya sebagai sebuah penipuan elementer.

"Masak ada makanan jin, ada menggandakan uang. Jin kita percaya juga kepada hal-hal yang gaib, tapi kan itu ada batasnya," ucap Fadli.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu lalu mendesak pemerintah dan aparat hukum untuk segera bertindak tegas agar kasus seperti ini tak ada lagi.

"Saya kira harus diusut agar kejadian serupa tidak terulang lagi," tutupnya. [ald]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)