Marzuki Alie: Ada Skenario Mendiskreditkan Saya
Laporan: | Jumat, 12 Oktober 2012, 18:11 WIB

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Marzuki Alie ada upaya mendiskreditkan dirinya. Ini dilakukan dengan mengait-ngaitkan dirinya dengan kasus suap Badan Anggaran (Banggar) untuk program Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (DPID) yang disebutkan oleh tersangka kasus korupsi dana DPID, Wa Ode Nurhayati. Padahal, sudah jelas, apa yang disampaikan Wa Ode tidak benar
"Ini sebuah skenario. Semua sudah dikondisikan," kata Marzuki saat berbincang dengan
Rakyat Merdeka Online, Jumat (12/10).
Kira-kira siapa yang pihak yang bertanggungjawab mengkondisikan sebuah skenario pendiskreditkan ini? Mengenai ini, Marzuki tak mau membongkar.
"Tidak baiklah kalau disebut," sambung Marzuki.
Sebelumnya, Wa Ode Nurhayati, mengutip omongan staf Badan Anggaran (Banggar) Nando, menyatakan dalam daftar daerah-daerah penerima jatah DPID, terdapat kode-kode rahasia. Kode itu adalah sandi kepada pimpinan Banggar dan pimpinan DPR untuk mengalirkan dana. Marzuki Alie sendiri disebut menerima aliran dana senilai Rp 300 miliar.
Namun, hal itu kemudian dibantah oleh Nando. "Saya tidak pernah menyebut nama Bapak Marzuki Alie atau Bapak Ketua DPR dalam BAP saya di KPK," kata Nando.
"Intinya tidak ada ketua DPR, supaya
clear, tadi dia sudah jelaskan kode apapun tidak ada Ketua DPR," terangnya.
[arp]