HUT TNI
Susaningtyas Beberkan Beberapa PR TNI
Laporan: | Rabu, 05 Oktober 2011, 11:03 WIB
RMOL. TNI harus menjaga keseimbangan penggunaan anggaran untuk
property maupun
prosperity. Itulah salah satu pekerjaan rumah (PR) TNI.
"Jangan melulu beli alat utama sistem senjata (Alutsista) tapi rumah sakit, sekolah anak, dan lain-lain terabaikan," kata anggota Komisi I dari Fraksi Partai Hanura, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa waktu lalu (Rabu, 5/10).
Pesan ini disampaikan Nuning, panggilan akrab Susaningtyas, terkait dengan peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke-66. Kata Nuning, pengembangan Alutsista juga harus selaras dengan perkembangan sistem kemiliteran modern.
Nuning juga mengingatkan TNI pada ancaman yang terus mengintai kedaulatan dan keamanan negara. Paradigma ancaman telah bergeser dan berubah, bukan sekedar ancaman dari dalam (internal threat) maupun bukan hanya sekedar ancaman dari luar (external threat). Paradigma ancaman timbul dari seluruh aspek kehidupan dan bersifat multidemensi, tanpa bisa dikategorikan sebagai ancaman dari luar ataupun dari dalam.
"TNI harus komprehensif dan menjadikan
minimum essential force sebagai pedoman untuk mengukur kesuksesan TNI, baik dalam menyusun postur pertahanan sampai dengan pengembangan," kata Nuning.
Selain itu, kata Nuning, TNI dan masyarakat juga harus saling menjaga sehingga tidak ada jarak persepsi dalam menjaga keutuhan NKRI. TNI juga harus bersinergi dengan Polri dalam menghadapi terorisme.
"Deteksi dini sebagai tugas utama intelijen huga harus dipertjamam," demikian Nuning.
[ysa]