PARLEMEN ASEAN
Tim Marzuki Alie: Presiden Harus Beri Contoh Berbahasa Indonesia yang Benar
Laporan: | Selasa, 20 September 2011, 16:43 WIB
RMOL. Diharapkan tidak ada lagi pemimpin Indonesia termasuk Presiden yang menggunakan kata-kata dalam bahasa Inggris dalam berbagai acara pidato baik yang resmi ataupun tidak.
Harapan itu akan terealisasi bila delegasi parlemen Indonesia yang dipimpin Marzuki Alie di sidang Asean Inter Parliamentary Assembly di Kamboja hari ini berhasil memperjuangankan bahasa Indonesia sebagai bahasa pendamping dan bahasa resmi ASEAN.
Hal itu dikatakan salah seorang anggota delegasi, Karolin Margret Natasa, dalam siang pers yang diterima
Rakyat Merdeka Online siang tadi.
Kalau tidak bangsa Indonesia sendiri yang menghargai bahasanya, sebutnya siapa lagi yang akan membesarkan bahasa Indonesia. Terutama, dia mengingatkan Presiden SBY untuk konsisten menggunakan bahasa Indonesia.
Karena memang diakui, Presiden SBY kerap menyelipkan bahasa Inggris dalam setiap kali dia menyampaikan pernyataan atau pun pidato.
"Presiden harus bisa mencontohkan untuk berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Bahasa Inggris baru boleh digunakan dalam pernyataan-pernyataan presiden, jika memang tidak ada padanan kata yang akan disebutkannya dalam bahasa Indonesia," tandasnya.
[zul]