PROYEKSI 2012
Andi Kritik Pemerintahan SBY
Laporan: Dede Zaki Mubarok | Selasa, 31 Mei 2011, 15:00 WIB
RMOL. Jurubicara Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR RI, Andi Rahmat meminta pemerintah menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2012 dari perkiraan 6,5 persen menjadi 6,9 persen.
Ini harus dilakukan dengan lebih serius memberdayakan potensi domestik, khususnya lewat revitalisasi sektor pertanian dan kelautan, juga peningkatan daya saing industri nasional.
"Saat ini FPKS menilai perkiraan pertumbuhan ekonomi yang dipatok pemerintah memperlihatkan belum ada terobosoan untuk mendorong pertumbuhan dan lebih banyak menyandarkan pada kondisi ekonomi global," demikian dikatakan Andi Rahmat di Jakarta.
Pemerintah tidak mampu mengambil momentum pasca krisis keuangan global di tahun 2008 dimana Indonesia memperlihatkan daya tahun tinggi dengan tumbuh positif 4,6 persen, di saat negara-negara ASEAN lain mengalami pertumbuhan negatif. Andi dalam pembacaan sikap fraksi menyebut, kinerja perekonomian nasional masih bergantung pada pasar domestik.
Lebih lanjut, FPKS menyoroti kontradiksi dimana sumbangan sektor pertanian, pertambangan dan industri manufaktur mencapai 50 persen dalam Produk Domestik Bruto (PDB), namun ketiga sektor ini dalam lima tahun terakhir hanya tumbuh dibawah 5 persen.
“Pemerintah harus progresif dalam memberdayakan potensi domestik, dan memerhatikan kecenderungan de-industrialisasi terutama di sektor
tradable,†ujar anggota DPR dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan ini.
FPKS mensinyalir keterpurukan ketiga sektor tersebut membuat upaya penanggulangan kemiskinan dan pengangguran tidak efektif. “Ketiga sektor ini menyerap lebih dari 55 persen tenaga kerja nasional, pemerintah wajib menunjukkan keberpihakan yang jelas,†tutur Andi.
Oleh karena itu, FPKS meminta pertumbuhan ekonomi perlu disertai pemerataan, mengikutsertakan sebanyak mungkin rakyat, memerhatikan kelangsungan hayati dan memberdayakan potensi ekonomi domestik. Untuk mencapai itu, sektor pertanian, pertambangan dan industry pengolahan dalam pandangan FPKS perlu difokuskan oleh pemerintah untuk mengerek pertumbuhan ekonomi nasional.
[arp]