Gedung Baru DPR Cuma Konsekuensi
Laporan: | Rabu, 06 April 2011, 11:06 WIB
desain gedung baru dpr/ist
RMOL. Gagasan pembangunan gedung baru DPR bermula dari keinginan meningkatkan kinerja anggota Dewan. Salah satunya dengan menambah tenaga ahli. Lantaran jumlah tenaga ahli direncanakan menjadi lima orang sehingga bangunan yang ada sudah tidak memadai lagi.
"Jadi ide ini tidak berdiri sendiri. Gedung ini cuma konsekuensi," kata Anis Matta di ruang kerjanya, gedung Nusantara III, Jakarta (Rabu, 6/4).
Anis sendiri menilai tenaga ahli itu cukup terdiri dari empat orang karena beban kerja anggota Dewan sangat berat. Keempat orang itu menangani bidang politik, hukum, ekonomi, dan media.
"Dan memang dalam UU Protokoler, DPR itu setingkat menteri," kata Anis.
Namun Anis tidak menjamin penambahan tenaga ahli akan meningkatkan kinerja anggota Dewan.
"Karena itu tergantung budaya individu," demikian Anis.
[wid]