GEDUNG BARU DPR
Anis Matta: Sekarang Semua Serba Salah
Laporan: | Rabu, 06 April 2011, 10:56 WIB
ilustrasi gedung baru dpr
RMOL. Sebagaimana pernyataan Ketua DPR Marzuki Alie, Wakil Ketua DPR Anis Matta juga memastikan bahwa pembangunan gedung baru DPR adalah warisan periode lama saat Ketua DPR dijabat Agung Laksono.
"Barang ini kita (pimpinan) terima begitu dari BURT. Dan memang proyek ini semuanya dari periode lalu," kata Anis ruang kerjanya, Gedung Nusantara III, Jakarta (Rabu, 6/4).
Anis juga memastikan bahwa anggaran pembangunan gedung baru sudah masuk dalam anggaran tahun 2011 yang telah disepakati dalam paripurna DPR pada Desember 2010. Keputusan tersebut disetujui oleh semua fraksi.
"Yang jadi masalah, orang dengan mudah saling menggingkari apa yang sudah diputuskan dalam rapat," kata Anis.
Anis juga memastikan, mekanisme yang diambil untuk membangun gedung baru DPR sudah tepat. Namun karena sudah menjadi perdebatan hingga ke publik, Anis tidak mengingkari bila akhirnya pembangunan gedung bisa dibatalkan. Hanya saja, kata Anis, pembatalan gedung baru hanya bisa melalui sidang yang setara, yaitu paripurna.
"Sekarang memang serba salah setelah terjadi perdebatan. Balik badan disebut cari muka, sementara kalau tetap mendukung disebut ada apa-apanya," kata Anis.
"Maka kita serahkan kepada pimpinan fraksi. Dan keputusan paripurna," demikian Anis.
[ald]