Sejak Donald mencalonkan diri menjadi presiden, Ivanka rajin kampanye ke seluruh warÂga dalam Konvensi Nasional Partai Republik hingga berbiÂcara menÂgenai keÂbijakan yang akan diterapkan sang ayah jika menjadi presiden. Wanita 35 tahun itu juga kerap memberikan pembelaan yang pintar ketika ayahnya ataupun dirinya diserang kritik.
Seperti ketika sekelompok orang menyatakan boikot pada produk fashion buatannya, Ivanka memilih menanggapÂinya dengan santai.
"Menyenangkannya hidup di Amerika adalah orang bisa melakukan apapun yang merÂeka mau. Tapi aku lebih suka bicara pada jutaan, 10 juta wanita Amerika yang merasa terinspirasi dengan brand milikku dan pesan yang coba aku sampaikan," demikian kata si anak sulung.
Sehari-harinya, Ivanka ikut membantu mengelola usaha ayahnya. Dia juga memiliki bisÂnis sendiri yang bergerak di biÂdang fashion.
Melalui lini busananya, eks model ini beruÂsaha mengkamÂpanyekan duÂkungannya pada wanita bekerja. Dia menggunakan hashtag
#WomenÂWhoWork di banyak postingan media soÂsialnya sebagai benÂtuk solidaritasnya pada wanita bekerja. Dia bahkan merilis buku berjudul
Women Who Work: Rewriting the Rules for Success."Aku mencoba memberdayakan para wanita di semua aspek kehidupan mereka. Dan aku sudah melakukan ini jauh sebelum kampanye presiden," ujar istri dari Jared Kushner ini. ***