Setelah kejadian, wajah dan tubuh bagian kanannya melepuh hingga gosong. Ia pun menjalani perawatan pertama dua minggu di rumah sakit. "Lebih dari melepuh. Sebelah kanan, gosong, berminggu-minggu jadi koreng, kebakar. Di rumah sakit dua minggu, di ruÂmah satu bulan lebih nggak bisa ngapa-ngapain. Tidur juga susah harus ke kiri terus. Kuping samÂpai sekarang masih sakit," papar pesinetron
Bunga Mala mini. Remaja belia itu pun mengkisahÂkan detik-detik mengerikan saat disiram air keras oleh pelaku. "Saya lagi pulang sekolah sama sahabat saya dari kecil yaitu Adit (17). Tiba-tiba perasaan saya agak nggak enak gitu," ujar Fabioli.
Dia pulang dari sekolahnya di SMA BarÂunawati menuju kediamannya. "Kejadiannya ya nggak jauh dari sekolah, karena baru aja jalan naek motor sama Adit. Eh tiba-tiba ada orang yang ngikutin dari belakang," ucapnya.
Jantung Fabioli berdegup kenÂcang ketika melihat ada dua orang menunggangi sepeda moÂtor mengikuti dirinya dari belaÂkang. "Dit kayanya ada orang yang ngikutin deh, berhenti dulu aja," katanya menepuk bahu Adit.
Setelah berhenti, dua orang yang mengikuti Fabioli dari arah belakang pun menghamÂpiri. Mereka semakin dekat dan pelaku yang dibonceng tersebut menyiram air keras ke arah Fabioli.
"Kedua orang itu ngedeketin saya, yang dibonceng sebelum nyipratin air keras ke saya, dia ketawa dulu. Nggak ngomong apa-apa langsung siram aja. Air kerasnya itu dikemas dalam botol. Yang dibonceng pakai helm full face dan yang ngeÂbonceng pakai masker" tutur Fabioli. Sontak model iklan ini berteriak dan memeluk Adit saat terciprat air keras.
"Jalanan lagi sepi banget, saya teriak dan peluk Adit juga. Adit cuma kena siraÂman sedikit karena saya peluk dan nempel deket ke Adit. Yang jadi target penyiraman itu saya. Di lokasi enggak ada orang, pelaku juga langsung pergi," pungkasnya. ***