Ayu Gani, Mau ke London Minder Badan Pendek

Jumat, 19 Juni 2015, 10:04 WIB
Ayu Gani, Mau ke London Minder Badan Pendek
Ayu Gani/net
rmol news logo Kerap tidak pede ketika meng­hadapi persaingan. Terutama menghadapi model yang badan­nya lebih seksi dan tinggi.

Ayu Gani (23) mencetak sejarah sebagai kontestan Indonesia yang pertama kali bisa memenangkan ajang pencarian model profesional Asia's Next Top Model (ANTM). Tak hanya pengalaman, jalan Gani menuju industri fashion dalam skala internasional semakin terbuka lebar.

Sebagai pemenang, Gani juga berkesem­patan untuk menjadi duta untuk merek pera­watan rambut TRESemme. Ditambah Gani akan tampil sebagai model sampul majalah Harper's Bazaar Singapura. Selain menda­patkan mobil Subaru XV STI, hadiah lain yang didapat Gani adalah kontrak dengan salah satu agency modeling terbesar di Lon­don, Inggris, Storm Model Management.

Lewat akun Twitter, @ganegani juga mengungkapkan kepada para pendukung­nya, bahwa ia akan segera hijrah ke London guna bergabung dengan Storm. "Must be going to London with Storm, hopefully I can make it there and doing well in Europe," tulis gadis kurus asal Solo ini.

Belum diketahui kapan Gani akan berang­kat ke London dan berapa lama ia akan menetap di sana. Selain akan hijrah ke London, diketahui saat ini Gani juga sedang bersiap untuk meluncurkan lini aksesori. Gani yang sempat menimba ilmu di Universitas Sanata Dharma Jurusan Sastra Inggris dan hijrah ke Jakarta menekuni fashion business di La Salle College Jakarta, memang dikenal memiliki kerja keras dan disiplin waktu yang tinggi.

"Aku tidak berpikir menang, bahkan ter­lalu takut untuk bermimpi. Aku bangga jadi orang Indonesia pertama yang memenang­kan ini. Ini lebih dari mimpi jadi nyata. Aku berhasil membuktikan pada diri sendiri. Aku merasa paling senang," ujar Gani tentang kemenangannya.

"Terima kasih banyak untuk kalian semua dan tim Gani. Tanpa dukungan, cinta dan doa aku nggak berdiri di sini sebagaimana aku bangga pada diriku," imbuhnya.

Karier modeling Gani dimulai kala ia ber­hasil masuk dalam pemilihan Wajah Femina dan memperoleh gelar sebagai Wajah Terfa­vorit pada 2011.

Setelah itu kariernya mulai menanjak. Ia dipercaya tampil di ajang fashion di antaranya Jakarta Fashion Week hing­ga Indone­sia Fashion Week. Wajahnya juga sering muncul di halaman ma­jalah fashion terkemuka di Tanah Air

Namun mu­lanya, Gani tidak tertarik ikut ANTM. Tetapi keputu­sannya berubah setelah sang ibu memaksa.

"Mamaku kan ibu rumah tangga, jadi ker­jaannya nonton TV terus. Waktu lihat iklan ANTM mamaku semangat banget nyuruh ikutan. Awalnya aku nggak mau, tapi akh­irnya dipaksa. Begitu lolos audisi, mamaku langsung optimis," ceritanya.

Salah satu tantangan yang dihadapi saat bersaing di kompetisi bertaraf internasional itu adalah pemotretan setiap minggu dengan tema yang dirahasiakan. Hal ini membuat Gani sempat stres karena ia sama sekali tidak memiliki persiapan untuk beraksi di depan kamera.

"Aku stres karena kita nggak tahu apa yang harus disiapkan. Kadang cuma dikasih clue, temanya tentang fashion. Tapi fashion kan luas sekali ya, terus kita jadi menebak-nebak sendiri jadi benar-benar harus siap setiap saat," katanya.

Memiliki tinggi yang cenderung pendek untuk ukuran un­tuk seorang model, yakni 173 cm, membuat dirinya tidak percaya diri. Rasa takut akan tereliminasi selalu meliputi dirinya setiap minggu. Terlebih lagi melihat para model lainnya yang sudah lebih jauh menekuni dunia modeling, ia merasa minder.

"Aku selalu berpikir, kira-kira aku bisa nggak ya, apalagi aku pendek. Sebenarnya dari awal kompetisi aku orangnya paling nggak percaya diri," tutur wanita berambut hitam itu.

Biarpun minder, toh Gani berhasil mengalahkan 13 peserta lain yang berasal dari negara-negara di Asia. Puncaknya, mengalahkan Monika dari Filipina dan Aimee asal Singapura di tiga besar. Gani berhasil memukau para juri dengan kemampuannya berpose saat pemotretan dan berjalan di panggung peragaan.

"Gani mengejutkanku. Aku tidak berpikir tentang tubuhnya yang pendek karena dia terlihat seperti menguasai panggung," kata juri, Georgina Wilson. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA