"Ya agak berbeda sih dari tahun yang lalu, dulu kita kalau tarawih sukanya di rumah, diimami sama Bebi. Tapi aku sudah bilang ke Bebi, kalau memang bulan Ramadhan kali ini aku pengen banget ngajak Syabila dan Louisa tarawih di Masjid," tutur Meisya.
Menurut pemain film
Coboy Junior The Movie ini, Tarawih bersama merupakan momen yang paling berharga, terlebih jika bisa dilakukan di tempat yang suci.
"Aku tuh pengen Syabila dan Louisa itu merasakan memorable tarawih di Masjid dan kalau menurutku memang akan lebih berharga. Nyaman dan pastinya berbeda saat kita menÂjalankan ibadah tarawih di Masjid dan di rumah," tandasnya.
Sepuluh tahun menjadi ibu, Meisya belajar banyak hal. Salah satunya tentang vaksinasi anak. Ia lantas berbagi pengalaman tentang vakÂsinasi sejak kelahiran putri pertamanya, Syabila pada 25 Agustus 2005.
"Aku selalu melakukannya secara bertahap, karena vaksinasi itu penting bagi tumbuh kemÂbang anak," tutur Meisya.
Pada awalnya, ia sulit merayu anak untuk disÂuntik. Juara III Gadis Sampul 1993 ini berjuang sampai susah payah.
"Pertama kali aku mengajak putriku untuk di vaksinasi perjuangannya keras sekali. Aku sampai ditampar berkali-kali bahkan sampai dijambak oleh Syabila," kenang Meisya. Namun dirinya ikhlas diperlakukan seperti itu. "Orang dewasa pun terkadang takut jarum suntik, apalagi Syabila yang masih kecil," seloroh pesinetron
Perawan di Sarang Penyamun dan
Cinta Cenat Cenut ini.
Kepada seluruh orangtua, Meisya berharap lebih tega untuk menjalankan vaksinasi bertaÂhap sesuai umur demi kesehatan dan tumbuh kembang anak.
"Sebelum nanti buah hati kita terkena penyakit yang tidak diinginkan akibat kita sebagai orangÂtua lalai melakukan vaksinasi bertahap sesuai anjuran pemerintah," tutup Meisya. ***