Kisruh Fifie bersama dua mitra kerjanya di
Babydoll terjadi pada Minggu 27 Mei lalu pukul 21.00 WIB. Kejadiannya di kediaman Fifie, Kemang, Jakarta Selatan.
“Waktu itu saya baru landing dari Yogyakarta abis syuting, mereka telepon mau ketemu saya hari itu untuk membicarakan soal nasib
Babydoll. Saya sudah bilang bahwa fisik saya capek sekali. Kalau mau ngomong soal Babydoll, saya bilang minggu depan saja. Tapi mereka memaksa dan akhirnya datang juga,†beber Fifie, baru-baru ini.
“Ternyata saat ketemu intinya bukan membicarakan
Babydoll, tapi malah bicara urusan personal dan memfitnah saya. Intinya mereka datang dengan ekspresi yang tidak menyenangkan. Saya sebagai yang punya rumah merasa diancam oleh mereka,†lanjut Fifie.
Pemilik tubuh bahenol ini mengakui,
Babydoll sedang ada masalah intern. Dia menduga kedua rekannya marah karena dia tidak mau menandatangani kerja sama Babydoll dengan sebuah label rekaman.
“Saya sempat didorong-dorong dan nyaris dijambak, tapi saya masih bisa kabur. Bahkan, si Bobby (manajer) sempat banting kursi dan saya didorong. Saya merasa terancam jiwa saya waktu itu,†ungkap Fifie. [Harian Rakyat Merdeka]