Mengutip data Bloomberg hingga pukul 09.30 WIB, Rupiah bergerak ke level Rp17.910 per Dolar AS, melemah 92 poin atau 0,52 persen dari perdagangan sebelumnya.
Pelemahan ini terjadi setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan suku bunga di level 5,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) hari ini.
Sejalan dengan itu, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50 persen.
Sebelumnya pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan suku bunga BI ditahan untuk menjaga stabilitas kurs Rupiah dan pertimbuhan ekonomi RI.
"Alasan utama BI Rate kembali dipertahankan ialah stabilitas kurs rupiah masih terus bisa dijaga sekaligus mendorong tren pertumbuhan ekonomi Indonesia sambil menekan inflasi," kata Ibrahim dalam risetnya.
BI selanjutnya menyatakan akan terus memperkuat kebijakan insentif guna menarik aliran masuk modal asing. Langkah tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar serta mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valuta asing.
Sementara, kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran akan tetap diarahkan untuk memberikan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi.
Ibrahim memprediksi pergerakan Rupiah hari ini masih akan fluktuatif di rentang Rp17.810 hingga Rp17.860 per Dolar AS.
BERITA TERKAIT: