Rupiah Kembali Tembus Rp17.900 per Dolar AS Usai BI Tahan Suku Bunga

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/alifia-dwi-ramandhita-1'>ALIFIA DWI RAMANDHITA</a>
LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA
  • Kamis, 24 September 2026, 09:50 WIB
Rupiah Kembali Tembus Rp17.900 per Dolar AS Usai BI Tahan Suku Bunga
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
Kecil Besar
rmol news logo Nilai tukar Rupiah kembali melemah pada perdagangan Kamis, 24 September 2026. 

Mengutip data Bloomberg hingga pukul 09.30 WIB, Rupiah bergerak ke level Rp17.910 per Dolar AS, melemah 92 poin atau 0,52 persen dari perdagangan sebelumnya.

Pelemahan ini terjadi setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan suku bunga di level 5,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) hari ini.

Sejalan dengan itu, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50 persen.  

Sebelumnya pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan suku bunga BI ditahan untuk menjaga stabilitas kurs Rupiah dan pertimbuhan ekonomi RI.

"Alasan utama BI Rate kembali dipertahankan ialah stabilitas kurs rupiah masih terus bisa dijaga sekaligus mendorong tren pertumbuhan ekonomi Indonesia sambil menekan inflasi," kata Ibrahim dalam risetnya.

BI selanjutnya menyatakan akan terus memperkuat kebijakan insentif guna menarik aliran masuk modal asing. Langkah tersebut  diarahkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar serta mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valuta asing. 

Sementara, kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran akan tetap diarahkan untuk memberikan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi.

Ibrahim memprediksi pergerakan Rupiah hari ini masih akan fluktuatif di rentang Rp17.810 hingga Rp17.860 per Dolar AS.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA