Tekan Emisi, DHL Express Gandeng Wuling Tambah 30 Kendaraan Listrik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/alifia-dwi-ramandhita-1'>ALIFIA DWI RAMANDHITA</a>
LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA
  • Rabu, 21 Oktober 2026, 00:05 WIB
Tekan Emisi, DHL Express Gandeng Wuling Tambah 30 Kendaraan Listrik
Kendaraan listrik (EV) DHL Express bekerja sama dengan Wuling Motors. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)
Kecil Besar
rmol news logo Perusahaan logistik global, DHL Express Indonesia menambah 30 kendaraan listrik (EV) untuk memperkuat armada pengiriman di dalam negeri.

Penambahan armada ini dilakukan melalui kerja sama dengan Wuling Motors dengan menggunakan kendaraan Mitra EV Blind Van Long Range. Serah terima 30 unit kendaraan listrik tersebut berlangsung di fasilitas DHL Express Indonesia di Halim, Jakarta, Selasa 20 Oktober 2026.

Sebanyak 20 unit kendaraan akan beroperasi di Jakarta, delapan unit di Surabaya, serta masing-masing satu unit di Bandung dan Semarang. Dengan tambahan tersebut, DHL kini mengoperasikan 58 kendaraan listrik dari total 261 kendaraan operasional di Indonesia.

Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia Ahmad Mohamad mengatakan, penambahan armada EV ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menekan emisi operasional di tengah meningkatnya tuntutan terhadap layanan logistik yang lebih ramah lingkungan.

“Seiring berkembangnya jaringan perdagangan global, pelanggan semakin mengharapkan penyedia jasa logistik yang tidak hanya unggul secara operasional, tetapi juga mampu menunjukkan kemajuan nyata dalam upaya mengurangi dampak lingkungan,” kata Ahmad kepada wartawan.

Ia menegaskan, penggunaan kendaraan listrik tetap diarahkan untuk menjaga kecepatan, keandalan, dan konektivitas layanan pengiriman yang dibutuhkan pelanggan, terutama dalam mendukung aktivitas perdagangan internasional.

“Penambahan armada ini merupakan langkah nyata dalam membangun operasional logistik dengan emisi yang lebih rendah di Indonesia, tanpa mengurangi kecepatan, keandalan, dan konektivitas layanan yang dibutuhkan pelanggan,” kata Ahmad.

Sebelumnya, DHL Express juga telah memanfaatkan kendaraan listrik untuk menjaga kelancaran distribusi di tengah kendala pasokan energi. Saat terjadi krisis bahan bakar minyak (BBM) di Bali, perusahaan mengirimkan empat kendaraan listrik untuk memperkuat operasional logistik di wilayah tersebut.

Di tingkat regional, DHL Express mengoperasikan lebih dari 1.400 kendaraan listrik untuk kegiatan penjemputan dan pengantaran kiriman di Asia Pasifik.

Sementara itu, DHL Group menargetkan emisi gas rumah kaca bersih nol pada 2050. Perusahaan juga membidik penggunaan kendaraan listrik pada lebih dari 60 persen armada first-mile dan last-mile secara global pada 2030.

"Makanya kita punya target tuh dalam 2-3 tahun lagi kita mau adakan lebih dari 60 persen daripada armada kita adalah electric vehicle. Jadi di mana-mana saja, bukan empat kota saja," kata Ahmad.

Wakil Presiden Wuling Motors Arif Pramadana mengapresiasi kepercayaan DHL Express terhadap Mitra EV untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan. Kerja sama ini dinilai turut mendorong pemanfaatan kendaraan listrik untuk kebutuhan bisnis dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA