Pantauan RMOL, hingga pukul 09.15 WIB, IHSG tercatat berada di level 6.688,18, naik 9,98 poin atau 0,13 persen dari penutupan sebelumnya di 6.678,20.
IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.712,50 dan terendah 6.683,42. Aktivitas perdagangan juga cukup ramai dengan volume mencapai 6,109 miliar saham dan nilai transaksi sekitar Rp3,788 triliun.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 270 saham menguat, 232 saham melemah, sementara 461 saham stagnan. Kondisi ini menunjukkan penguatan IHSG masih berlangsung di tengah pergerakan saham yang relatif beragam.
Sentimen pasar hari ini diperkirakan datang dari sejumlah data ekonomi global dan domestik. Perbaikan permintaan di China dan Indonesia menjadi salah satu faktor positif, sementara pertumbuhan tenaga kerja swasta Amerika Serikat yang masih terbatas menjadi perhatian investor.
Di sisi lain, lonjakan harga minyak dunia berpotensi meningkatkan volatilitas pasar. Kenaikan harga energi dapat memengaruhi ekspektasi inflasi sekaligus menjadi perhatian investor terhadap prospek ekonomi global.
Pasar juga akan mencermati sejumlah agenda ekonomi hari ini, termasuk data penjualan ritel Indonesia, keputusan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB), serta data inflasi yang berpotensi memengaruhi arah perdagangan berikutnya.
BERITA TERKAIT: