Langkah ini diambil guna memastikan keandalan infrastruktur dan kelancaran pasokan energi bagi masyarakat, terutama di tengah melonjaknya mobilitas pada musim libur sekolah.
Dua fasilitas vital yang ditinjau langsung oleh pria yang akrab disapa Iwan Bule ini adalah Aviation Fuel Terminal (AFT) Juanda dan Integrated Terminal (IT) Surabaya milik Pertamina Patra Niaga.
Menurutnyakeandalan pasokan energi merupakan fondasi utama yang menggerakkan roda ekonomi, transportasi, pertahanan, hingga pelayanan publik nasional.
"Saya ingin memastikan kesiapan seluruh lini operasional yang menjadi urat nadi perekonomian dan pemerintahan di wilayah Indonesia Timur, siap menjalankan fungsinya dengan optimal," tegas Iwan Bule dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 30 Juni 2026.
Saat berada di AFT Juanda, mantan Penjabat Gubernur Jabar ini mewanti-wanti seluruh jajaran untuk menjaga pasokan avtur tanpa celah, mengingat Bandara Juanda merupakan gerbang utama penerbangan di Jatim.
"Tugas menjaga pasokan avtur menuntut toleransi nol terhadap kekurangan stok maupun jeda pelayanan. Juanda harus menjadi salah satu garda terdepan," cetusnya.
Tak hanya soal pasokan harian, Iriawan juga mengingatkan pentingnya aspek keselamatan kerja. Ia meminta budaya
Corporate Life Saving Rules (CLSR) wajib melekat dalam perilaku setiap insan Pertamina.
"Budaya CSLR harus melekat dalam perilaku sehari-hari, untuk melindungi aset negara dan memastikan pekerja pulang dengan selamat," pungkas jenderal purnawirawan bintang tiga tersebut.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: