Pelemahan Dolar AS dan antisipasi investor terhadap data ekonomi Amerika Serikat menjadi motor utama yang membawa emas spot bertengger di level 5.056,21 Dolar AS per ons.
Sementara itu, harga emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman April ditutup melambung 2 persen ke posisi 5.079,40 Dolar AS per ons.
Dolar AS anjlok 0,8 persen ke level terendah dalam sepekan, membuat emas lebih murah dan menggiurkan bagi pembeli global.
Saat ini, investor bersiap menghadapi rilis data inflasi dan tenaga kerja AS pekan ini. Pasar memprediksi adanya pemangkasan suku bunga dua kali di tahun 2026, yang secara historis selalu menguntungkan emas.
Tak hanya emas, logam mulia lainnya juga mencatatkan performa impresif:
Perak spot melejit 6,3 persen ke 82,86 Dolar AS, dipicu oleh kekhawatiran defisit pasokan global. Platinum dan paladium menguat masing-masing 0,8 persen dan 1,3 persen.
BERITA TERKAIT: