Pada pembukaan perdagangan hari ini, IHSG naik 0,34 persen ke level 8.890, mendekati level 9.000 di awal tahun.
Namun, memasuki menit awal perdagangan, penguatan IHSG terpangkas menjadi 0,21 persen ke posisi 8.877.
Tercatat sebanyak 344 saham menguat, 183 saham melemah, sementara 431 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi awal mencapai Rp1,3 triliun dengan volume perdagangan 3,3 miliar saham.
Sejumlah indeks bergerak variatif. Indeks LQ45 menguat 0,20 persen ke level 860, sementara Jakarta Islamic Index (JII) terkoreksi tipis 0,01 persen ke 596. Indeks MNC36 melemah 0,18 persen ke 128, sedangkan IDX30 naik 0,10 persen ke 442.
Penguatan IHSG ditopang oleh sejumlah sektor, antara lain konsumer non-siklikal, keuangan, infrastruktur, properti, bahan baku, industri, serta teknologi.
Adapun sektor energi, konsumer siklikal, transportasi, dan kesehatan tercatat berada di zona merah.
Sementara itu, nilai tukar Rupiah dibuka menguat di pasar spot. Mata uang Garuda berada di posisi Rp16.736 per dolar AS, naik 4 poin atau menguat 0,02 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
BERITA TERKAIT: