Di ajang Hari Profesi Teknikal Negara (HPTN) 2025 yang digelar Kementerian Pekerjaan Umum (KKR) dan JKR Malaysia, lembaga yang setara dengan Ditjen Bina Marga, VFive tampil all out memamerkan segudang solusi pintar. Panggung ini disinyalir bakal jadi batu loncatan VFive menuju gelanggang internasional pada 2026.
VFive memamerkan Smart FM, model pengelolaan fasilitas berbasis digital yang ditenagai aplikasi V-ROSE, sistem CMMS racikan tenaga ahli lokal yang sudah sesuai standar JKR dan aturan keamanan ICT. Lewat sistem ini, semua aduan pelanggan bisa dipantau real-time, dikelola otomatis, dan dieksekusi cepat demi menjaga aset, utilitas, sampai pengelolaan limbah tetap efisien dan cerdas.
Direktur Utama VFive, Mohd Datuk Syafiq Abdullah, bilang performa Smart FM sudah terbukti di lapangan. Sejumlah proyek, seperti pengelolaan fasilitas Bangunan Sultan Iskandar dan kompleks perumahan pegawai pemerintah di Putrajaya, menunjukkan tingkat kepuasan pelanggan yang bikin senyum lebar.
Dalam keterangannya, Syafiq menegaskan, kunci VFive cuma satu. Inovasi jangan berhenti, siapa cepat dia yang memimpin.
Tak cuma urusan fasilitas, VFive juga menggoyang arena dengan platform Smart Construction yang mengusung BIM, Digital Twin, IoT monitoring, robotika, modular construction, sampai analitik berbasis AI. Semuanya dibungkus sebagai ekosistem konstruksi masa depan yang makin presisi dan makin efisien.
VFive juga ikut menenteng misi hijau dengan memperkenalkan material ramah lingkungan. Mulai dari cetakan plastik daur ulang, lampu tenaga surya, hingga sistem panen air hujan. Semua ini jadi bukti bahwa teknologi dan keberlanjutan bisa jalan bareng.
Penampilan VFive di Persada Johor International Convention Centre, Kamis 11 Desember 2025, jadi magnet tersendiri. Reruaian mereka disambangi langsung Menteri Pekerjaan Umum YB Dato Sri Alexander Nanta Linggi, Wakil Menteri YB Datuk Seri Dr Ahmad Maslan, serta Sekjen KKR Dato’ Seri Azman Ibrahim.
Memanfaatkan spotlight ini, VFive langsung pasang sikap: siap ekspansi besar-besaran. Tak cuma main di domestik, tapi juga membidik proyek-proyek kelas berat di Asia sampai Timur Tengah. Visinya jelas: membangun ekosistem FM dan konstruksi yang lebih pintar, lebih efisien, dan lebih hijau.
BERITA TERKAIT: