Direktur Utama Pupuk Indonesia, Aas Asikin Idat mengatakan, kerjasama tersebut meliputi pemberian perlindungan dalam hal Industrial All Risks, Earthquake Insurance, Machinery Breakdown Insurance, Contractor Plant & Machinery Insurance, Civil Engineering Completed Risks Insurance serta perluasan jaminan lain atas insiden seperti Typhoon, Storm, Flood, Water Damage dan Riot, Strike, Malicious Damage and Civil Commotion, dan lain-lain.
“Kegiatan operasional di tiap anak perusahaan, khususnya pupuk, memiliki karakteristik yang sebagian besar mirip dan kebijakan pengadaan asuransi bersama ini cukup efektif dalam menekan biaya-biaya operasional perusahaan," ujarnya, di Jakarta, kemarin.
Menurutnya, industri pupuk merupakan industri berteknologi tinggi namun mengandung cukup banyak risiko dalam segala aktivitasnya.
Sehingga, dengan asuransi ini akan memberikan perlindungan yang memadai atas berbagai risiko dalam kegiatan operasional perusahaan.
"Kalau selama ini, setiap anak usaha punya asuransi masing-masing, sekarang kita satukan. Ini memberikan kontribusi pada program efisiensi (Cost Reduction Program/CRP) dan sinergi di lingkungan Pupuk Indonesia Grup, bisa sampai 50 persen,†katanya.
Adapun, sembilan anak perusahaan Pupuk Indonesia yang berpartisipasi pada pengadaan Asuransi Bersama Tahap I ini yakni PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Pupuk Iskandar Muda, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT Rekayasa Industri, PT Mega Eltra, PT Pupuk Indonesia Energi dan PT Kaltim Daya Mandiri.
Sedangkan konsorsium asuransi terdiri dari PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero), PT Asuransi Ramayana Tbk., PT Tugu Pratama Indonesia, PT Asuransi Central Asia, PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero), PT Asuransi Jasa Raharja Putera, PT Asuransi Bangun Askrida, PT Asuransi ASEI Indonesia dan PT Asuransi Wahana Tata dengan PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) sebagai leader.
"Kerja sama ini tahap pertama, nanti bisa kami review, kedepan akan ada tahap dua, kan masih ada perlindungan asuransi kesehatan dan lainnya," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Yuko Gunawan menambahkan, total nilai aset Pupuk Group yang dicover Jasindo mencapai 1,7 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 22 triliun.
"Kalau tahun lalu, premi untuk dua anak usaha yakni Pupuk Kaltim dan Pusri mencapai Rp 40 miliar. Dengan kerja sama ini, efisiensinya 50 persen, jadi hanya Rp 20 miliar," tandasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: