BI Catat Kredit Perbankan Naik 9,1 Persen

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 01 Mei 2017, 21:52 WIB
BI Catat Kredit Perbankan Naik 9,1 Persen
Net
rmol news logo Bank Indonesia mencatat posisi kredit perbankan sebesar Rp 4.395,4 triliun atau naik 9,1 persen dibanding bulan sebelumnya yang naik sebesar 8,4 persen.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara menjelaskan, kenaikan pertumbuhan kredit sejalan dengan masih berlanjutnya proses transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial yang dilakukan sejak tahun lalu. Sehingga mendorong penyaluran kredit-kredit seiring peningkataan dana pihak ketiga (DPK) masyarakat.

Berdasarkan jenis penggunaan, akselerasi pertumbuhan kredit perbankan terjadi pada kredit modal kerja (KMK) maupun kredit investasi. KMK tercatat sebesar Rp 2.004 triliun atau tumbuh 8,5 persen, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tumbuh 7,4 persen.
 
"Sementara itu, pertumbuhan kredit investasi juga mengalami peningkataan dari‎ 9,7 persen pada Februari 2017 menjadi 10 persen pada Maret 2017," ujar Tirta di Jakarta (Senin, 1/5).

Peningkataan pertumbuhan KMK terutama terjadi pada sektor industri pengolahan serta sektor perdagangan, hotel, dan restoran yang masing-masing meningkat dari 1,2 persen dan 7,2 persen. Sedangkan, akselerasi pertumbuhan kredit investasi terutama terjadi pada sektor industri pengolahan dan sektor pertaninan, peternakan, kehutanan dan perikanan.

Akselerasi pertumbuhan kredit juga terjadi pada kredit yang disalurkan bank untuk sektor properti. Adapun, posisi kredit properti tercatat Rp 719 triliun atau naik 15,2 persen lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 15 persen.

Menurut Tirta, peningkataan pertumbuhan tersebut bersumber dari kredit yang disalurkan melalui KPR dan KPA yang naik dari 7,4 persen menjadi 8,4 persen pada Maret 2017.

"Pertumbuhan kredit konstruksi dan real estate sedikit melambat pada Maret 2017. Masing-masing tumbuh 26,1 persen dan 20 persen, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yakni 27 persen dan 20,7 persen," jelasnya.

Sementara itu, penurunan suku bunga kredit dan suku bunga simpanan untuk beberapa tenor masih berlanjut. Pada Maret 2017, rata-rata suku bunga kredit tercatat sebesar 11,90 persen, turun dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 11,97 persen. Demikian juga halnya suku bunga simpanan dengan tenor tiga dan enam bulan masing-masing turun dari 6,74 persen dan 7,07 persen menjadi 6,69 persen dan 7,03 persen.

"Namun, suku bunga simpanan berjangka dengan tenor satu bulan meningkat dari 6,42 persen jadi 6,44 persen. Sementara, suku bunga simpanan berjangka dengan tenor 12 bulan tidak mengalami perubahan dibanding bulan sebelumnya yakni sebesar 7,10 persen," demikian Tirta. [wah]  

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA