Direktur Pengadaan Perum Bulog Wahyu menjelaskan, operasi pasar dilakukan di seluruh Indonesia, salah satunya melalui Rumah Pangan Kita (RPK). Menurutnya, saat ini harga beberapa komoditas pangan pasca Idul Fitri 1437 Hijriyah masih tetap tinggi, seperti daging sapi di kisaran Rp 120 ribu per kilogram, juga gula yang mencapai harga Rp 15 ribu per kilogram.
"Inilah yang membuat Bulog akan terus melakukan OP beberapa komoditas pangan di pasaran agar harga bisa turun," katanya di Jakarta, Minggu (17/7).
Menurut Wahyu, untuk menahan laju kenaikan harga daging di pasaran, Bulog tetap menjual komoditas tersebut Rp 80 ribu per kilogram, sedangkan gula dijual di bawah harga pasar apalagi pemerintah menginginkan harga gula turun di kisaran Rp 12.500 per kilogram.
"Ada sekitar 15 kontainer daging sapi yang bakal masuk setelah Lebaran. Selain itu, sampai akhir tahun ini, Bulog juga akan mendatangkan 2.000 ton jeroan dalam bentuk jantung dan hati," bebernya.
Adapun, dalam operasi pasar, Bulog menjual beras kualitas medium dengan harga Rp 7.900 per kilogram, beras komersial Rp 8.500 per kilogram, gula pasir Rp 13 ribu per kilogram, minyak goreng Rp 12 ribu per kilogram, daging Rp 80 ribu per kilogram, dan bawang merah Rp 25 ribu per kilogram.
[wah]
BERITA TERKAIT: