Baru 17 Produk Olahan Yang Punya Sertifikat IG

Produk Agribisnis Organik Makin Diminati

Senin, 05 Mei 2014, 09:30 WIB
Baru 17 Produk Olahan Yang Punya Sertifikat IG
ilustrasi
rmol news logo Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong pelaku usaha produk agribisnis organik segera melakukan sertifikasi untuk meningkatkan daya saing saat menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tahun depan.

Menteri Pertanian (Mentan) Suswono mengatakan, trend permintaan produk organik asal Indonesia semakin diminati.  Karena itu dia berharap pelaku usaha dari daerah potensial melindungi karakteristik produknya dengan mendapatkan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan sertifikat Identifikasi Geografis (IG).
Suswono berjanji pihaknya akan membantu pengusaha mendapatkan SNI.

Menteri asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mencontohkan, produk seperti kopi memiliki karakter yang sangat spesifik dan khusus. Karena itu, meski biji yang ditanam sama, jika kontur daerah dan kondisi tanah berbeda, hasil yang didapatkan juga berbeda.

Kasubdit Promosi Dalam Negeri Pengembangan Usaha dan Investasi Dirjen Pengelolaan Pemasaran Hasil Pertanian (PPHP) Kementan Resfolidia mengatakan, sejak 2007 hingga April 2014, baru ada 17 produk olahan yang memiliki sertifikat IG.

Padahal, sebagai anggota Trade Related of Intellectual Property Rights (TRIP’s) Agreement, Indonesia wajib menyusun peraturan tentang indikasi geografis.

Aturan yang tertuang dalam Undang-Undang No 15 Tahun 2001 tentang Merk dan PP No 51 Tahun 2007 tentang Indikasi Geografis, menyebutkan ketentuan memberikan perlindungan hukum terhadap praktik atau tindakan persaingan yang tidak sehat.

Untuk diketahui, 17 produk yang telah tersertifikasi antara lain Tembakau Hitam Sumedang, Purwoceng Dieng, Beras Adan Krayan, Madu Hutan Sumbawa, Lada Putih Muntok, Susu Kuda Sumbawa, Kopi Arabika Kintamani Bali, Kopi Arabika Gayo, Kopi Arabika Flores Bajawa, Kangkung Lombok, Minyak Nilam Aceh, Vanili Kepulauan Kelor, Ubi Cilembu, Salak Pondoh, Carica Dieng, Kopi Arabika Java Preanger dan Kopi Arabika Ijeng Rawung. ***
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA