Pemeriksaan terhadap Ahmad Imam Al Hafitd Aso dan kekasihnya, Assyifa Ramadhani dilakukan setelah sebelumnya penyidik Polres Bekasi Kota melimpah berkas ke Polda Metro Jaya, kemarin sore (Selasa, 11/3).
"Hari ini kedua pelaku melakukan tes psikologis," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto.
Rikwanto menjelaskan bahwa tes tersebut masih berlangsung. Tujuannya, untuk mengetahui beberapa hal seperti kepribadian pelaku, tingkat agresifitas, dan kemungkinan adanya penyimpangan perilaku.
Kasus pembunuhan ini dilimpahkan lantaran kedua pelaku banyak melintasi wilayah hukum Polda Metro Jaya. Meskipun mayat Ade ditemukan di Jalan Tol Bintara kilometer 41, Bekasi Barat, Jawa Barat, namun pelaku beraksi di jalan lingkar di kawasan Jakarta Selatan, Gondangdia Jakarta Pusat, serta Rawamangun Jakarta Timur.
"Ini dilakukan untuk memudahkan penanganan kasus, termasuk memudahkan pelimpahan ke kejaksaan," jelas Rikwanto.
Ade dieksekusi di dalam mobil Kia Visto bernomor polisi B 8328 milik Hafid, dengan cara disetrum dan di sumpal mulutnya pakai tisu dan koran. Hasil visum pun membuktikan bahwa Ade tewas dengan wajah membiru dan ditemukan serpihan koran di dalam tenggorokannya.
[wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google