Tersangka yang ditembak kaki kanannya bernama Ade Muhidin (26). Sedangkan satu temannya bernama Imam Wahyudi dibekuk tanpa perlawanan.
Menurut Kapolsek Metro Tambora, Kompol Dedy Tabrani, kawanan perampas kalung, tas atau handphone itu sering beraksi di wilayah Tambora.
"Mereka sudah target operasional kami karena meresahkan masyarakat," ujar Kapolsek Dedy.
Berawal dari penangkapan Imam. Terus mengarah pada Ade residivis dua kali masuk Rutan Salemba yang sudah 28 kali pencurian dengan kekerasan di Tambora. Saat penyergapan, tersangka Ade berusaha melarikan diri hingga terpaksa ditembak kakinya.
"Keduanya jika berhasil merampas kalung langsung dijual di kawasan Senen, Jakarta Pusat," tambah Kapolsek.
[wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google