Direktur Utama PLN Nur Pamudji menyatakan, pihaknya merencanakan membangun PLTU Merah Putih di kurang lebih 15 tempat yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Sekarang sedang berjalan tiga lokasi. Semuanya bertegangan maksimum 3 megawatt (MW),†ungkap Nur di Kantor Pusat PLN, Jakarta, kemarin.
Dia menjelaskan, untuk pengadaan turbin PLN bekerja sama dengan PT Siemens Industrial Power yang berlokasi di Bandung. Sedangkan untuk pengadaan generator, PLN bekerja sama dengan PT Pindad (Persero). “Untuk lama pembangunannya kira-kira dua tahun, kira-kira di akhir 2015 sudah jadi,†tambah Nur.
PLTU Merah Putih merupakan proyek pembangunan PLTU di tingkatan lokal dengan menggunakan peralatan dan bahan material buatan dalam negeri yang diproduksi langsung oleh tenaga ahli dan terampil Indonesia.
Salah satu pembangkit yang sedang dibangun adalah PLTU di Timika, Kabupaten Mimika, Papua. PLTU Timika 4x7 MW akan berlokasi di Kampung Ayuka, Kecamatan Mimika Timur Jauh, Kabupaten Mimika, Papua.
Menurut Nur, pembangunan PLTU Timika merupakan salah satu tahapan dalam mewujudkan tersedianya pasokan listrik yang cukup dan siap dalam mendukung kegiatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Mimika dan sekitarnya.
“Kehadiran PLTU Timika sebagai pembangkit listrik non BBM selain untuk memperbaiki bauran energi dan efisiensi biaya produksi listrik, juga merupakan bentuk komitmen dari pemerintah melalui PLN untuk ikut memajukan perekonomian masyarakat Papua,†jelasnya. [Harian Rakyat Merdeka]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google