Hary Tanoe Borong Tiga Juta Saham Bumi Plc

Katanya Sih Sebagai Bentuk Solidaritas Kepada Ical

Rabu, 20 Februari 2013, 08:24 WIB
Hary Tanoe Borong Tiga Juta Saham Bumi Plc
Hary Tanoesoedibjo
rmol news logo .Bos PT Media Nusantara Citra (MNC) Hary Tanoesoedibjo memborong saham Bumi Plc. Kabar ini cukup mengejutkan, mengingat perusahaan itu sedang gonjang-ganjing dilanda persoalan internal. Muncul spekulasi, langkah tersebut diambil orang terkaya nomor 29 di Indonesia itu sebagai bentuk solidaritas kepada Aburizal Bakrie.  

Dalam keterangan yang dirilis Bumi Plc, disebutkan bah­wa Hary membeli 3 juta lembar sa­ham melalui Flaming Luck In­vestment Limited. Sa­ham itu di­beli dari pe­bisnis na­sional, Rosan Roeslani.

Rosan menjual saham kepe­milikannya sebanyak 24.203.452 lembar. Sekadar informasi, Rosan memiliki 10 persen saham di Bu­mi Plc melalui Recapital dan PT Bukit Mutiara yang tergabung menjadi Recapital Group.

Selain Hary, ada dua peru­sa­haan yang membeli sisa saham lainnya tersebut. Pertama, Ave­nue Luxembourg S.A.R.L  mem­beli 13.667.250 lembar sa­ham. Perusahaan ini adalah anak usaha dari Avenue Capital Mana­gement yang berbasis di New York, Ame­rika, milik miliuner Marc Lasry. Kedua, Ar­gyle Street Ma­nage­ment Limited yang membeli 7.536.202 lembar saham.   

Seperti diketahui, PT Bumi Plc kini sedang dilanda persoalan in­ternal. Group Bakrie sedang ber­selisih dengan mitranya, investor asal Inggris Nathaniel Roths­child. Pembelian saham oleh Hary tentu bisa mengubah peta per­saingan Bakrie dan Roths­child mem­pe­rebutkan Bumi Plc.

Analis First Asia Capital Da­vid Sutianto menilai, ada bebe­rapa pertimbangan yang mendo­rong Hary masuk ke Bumi Plc. Per­tama, menurut David, secara bis­nis perusahaan itu masih me­mi­liki prospek.

“Ya secara bisnis masih ba­gus,” kata Da­vid kepada warta­wan di Ja­karta, kemarin.

Alasan lain, dia melihat lang­kah Hary untuk membantu Ical, sa­paan Aburizal Bak­rie karena Bos MNC Group itu pernah me­nyam­paikan ketera­ngannya se­perti itu.

“Seperti Pak Hary bilang kalau ini bentuk solidaritas antar peng­usaha di Indonesia,” katanya.

David mengatakan, pembelian saham tersebut semakin menun­jukkan kedekatan Hary dan Bak­rie. Apalagi, selama ini berem­bus kabar kedekatan kedua tai­pan me­dia tersebut sudah kuat. Di­a mem­­­pre­diksi, langkah Hary bisa me­mudahkan kerja sama ke depan.

Hary menolak aksi membeli sa­­ham Bumi Plc dikaitkan de­ngan kedekatannya dengan Grup Bakrie. Hary menjelaskan, dia me­­miliki dua alasan kenapa mem­beli saham Bumi Plc.

“Pertama, karena layak untuk investasi. Kedua, untuk mem­ban­tu pengusaha nasional yang ber­itikad baik,” kata Harry se­perti di­kutip Kontan.com, kema­rin.

Menurut spekulasi yang ber­edar, Hary akan memboyong 70 persen sa­ham PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) senilai Rp 6 triliun. Dia juga ingin masuk ke PT Be­rau Coal Energi Tbk (BRAU).

Chairman Bumi Plc Samin Tan tidak mau berkomentar atas spe­kulasi di luar pembelian sa­ham Bumi Plc. Samin menuturkan, jika kehadiran Hary di Bumi Plc memang bertujuan mendu­kung Grup Bakrie, posisi suara kubu ini dalam Rapat Umum Pe­me­gang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bumi Plc bakal ber­tambah. Se­bab, Grup Bakrie mem­­­butuhkan minimal 8 persen suara untuk memenangkan per­taruhannya di Bumi Plc.

Aksi menggalang dukungan ke kubu Grup Bakrie tak hanya ter­jadi di London, Inggris. Di da­lam negeri, Kepala Eksekutif Penga­was Pa­sar Modal Otoritas Jasa Keuang­an (OJK) Nurhaida dan  Men­ko Perekonomian Hatta Ra­jasa, ikut mendukung Grup Bak­rie.

Nurhaida menyatakan akan meng­­ambil tindakan tegas jika terjadi perubahan pengendalian di Bumi Plc akibat RUPSLB pada 21 Februari 2013. [Harian Rakyat Merdeka]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA