Wow... Total Deposito Kakap Mencapai Rp 1.200 Triliun

Minggu, 17 Juni 2012, 08:10 WIB
Wow... Total Deposito Kakap Mencapai Rp 1.200 Triliun
ilustrasi/ist
RMOL.Data Perhimpunan Bank-bank Umum Nasional (Perbanas) me­nyebut­kan, total nilai deposito yang di atas Rp 5 miliar ternyata  men­capai Rp 1.200 triliun. Pan­tas saja me­reka selalu bisa “me­ngendali­kan” suku bunga pe­rbankan nasional.

Perbanas menilai, suku bunga perbankan saat ini sudah men­cerminkan hubungan per­min­taan dan penawaran di pasar meski masih ada deviasi dalam pem­bentukan suku bunga. Mak­sud­nya, meski suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) dan bunga penjaminan (LPS rate) sudah turun, suku bunga bank belum turun sebesar harapan BI.

Penyebabnya ada tiga faktor. Pertama, struktur dana di setiap bank sangat beragam. Ada bank yang memiliki dana murah dalam jumlah besar dan ada yang punya jumlah dana mahal dalam jumlah besar. Kedua, perbedaan kemam­puan bank memperoleh likuiditas ketika ada tekanan. Bank mene­ngah dan kecil tidak seperti bank besar yang bisa menarik dana mu­rah dengan cepat.

Bank kecil tidak mempunyai dana promosi dalam jumlah besar untuk mengumpulkan dana. Sen­jata satu-satunya adalah mem­be­rikan bunga deposito yang tinggi.

“Yang juga perlu disoroti  ada­lah sekarang bermunculan pro­duk tabungan dengan rasa de­posito. Ini dari segi cost of fund juga mendekati biaya deposito atau dana mahal,” ujar Ketua Umum Perbanas Sigit Pramono di Jakarta, kemarin.

Ketiga, dana institusi pemerin­tah yang ditempatkan di per­bankan, khususnya bank-bank BUMN. Institusi ini minta dana ditempatkan dengan bunga ting­gi. “Ketiga faktor di atas ka­lau bisa dilakukan, akan bisa sema­kin menurunkan tingkat bunga perbankan,” jelas Sigit.

Salah satu bank yang memiliki dana institusi dalam jumlah be­sar adalah BTN. Dari seki­tar 55 persen deposito BTN, se­besar 90 persen merupakan pe­nempatan dana institusi. Pada kuartal I-2012, deposito BTN mencapai Rp 40,4 triliun.

Menurut data simpa­nan nasa­bah per April 2012 dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), jumlah nasabah kaya per­bankan Indonesia dengan simpa­nan di atas Rp 5 miliar mencapai 51.422 nasabah. Jumlah itu turun dari bu­lan sebe­lumnya 58.450 nasabah.

Dana-dana tersebut tidak men­da­patkan penjaminan dari LPS jika terjadi sesuatu dengan bank tempat menyimpan uang. Karena, maksimal simpanan yang bisa dijamin LPS adalah Rp 2 miliar.

Meski rekening dengan dana di atas Rp 5 miliar menurun, namun jumlah simpanannya justru naik menjadi Rp 1.232,64 triliun di Ap­ril 2012, dari Rp 1.215,94 tri­liun di Maret 2012.  [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA