Menteri PerdaÂgaÂngan (MenÂdag) Gita Wirjawan mematok target transaksi dalam pameran TEI untuk tahun ini sebesar 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 18 triliun. Tahun lalu, TEI haÂnya membukukan transaksi 461 juta dolar AS. Sedangkan target unÂtuk jumlah peserta sekitar 2 ribu dan pembeli sekitar 6 ribu baik dari domestik maupun inÂternaÂsional.
“Memang targetnya sedikit bombastis, tapi realistis. Karena memang harus targetkan angka yang lebih tinggi dari sebelumÂnya. Hal ini memerlukan kolaÂborasi antara pemangku kepenÂtingan yang sangat tinggi,†kata Gita kepada wartawan di kantorÂnya di Jakarta, kemarin.
Gita menambahkan, penyeÂlenggaÂraan TEI tahun ini berÂtuÂjuan untuk dapat mempertaÂhanÂkan dan meningkatkan kinerja ekspor nasional ke Indonesia ke negara-negara tradisional, serta upaya meningkatkan diversifiÂkasi pasar ekspor ke negara-neÂgara non tradisional, seperti Asia, Afrika, Timur Tengah dan AmeÂrika Latin.
Sekjen Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Suryadi SasÂmita meÂminta agar Usaha Kecil MeneÂngah (UKM) dan Usaha MikÂro Kecil Menengah (UMKM) diÂberikan kesempatan mengikuti Trade Expo 2012 agar hasil karya maupun produknya mampu berÂsaing di kancah Internasional.
Apindo juga mengaÂtakan, perÂmasalahan unit UKM dan UMKM saat ini adalah bagaiÂmana cara mengekspor hasil karyanya ke luar negeri. Yang terjadi selama ini justru banyak pembeli dari luar negeri yang datang langsung ke tempat asal produksi UKM. Sehingga meÂnyebabkan harga jualnya yang terlalu murah dan tidak sebanding dengan biaya produksi yang mereka keluarkan.
“Padahal UKM dan UMKM bisa ekspor secara langsung. BaÂnyak UKM dan UMKM mau ekpor, tapi tidak tahu caranya ekspor,†ujarnya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Suryadi menceritakan, yang terÂjadi selama ini pihak penyeÂlenggara tetap mengenakan biaÂya penÂdaftaran kepada UKM dan UMKM. Untuk itu, ia meÂminÂta agar diberikan fasilitas dan diÂgratiskan biaya penÂdafÂtarannya. [Harian Rakyat Merdeka]
< SEBELUMNYA
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: