Bahas Harga Gas, Dirut PGN Banyak No Comment

Dipanggil Menteri MS Hidayat

Jumat, 15 Juni 2012, 08:12 WIB
Bahas Harga Gas, Dirut PGN Banyak No Comment
MS Hidayat

RMOL. Gara-gara harga gas naik 50 persen lebih, Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Hendi Prio Santoso dipanggil Menteri Perindustrian (Men­perin) MS Hidayat, kemarin.

Pertemuan tersebut dilaku­kan di ruang Menperin yang berada di lantai dua Gedung Ke­men­perin dan dimulai pukul 9.00 WIB sampai pukul 10.30 WIB. Dalam pertemuan itu, Hendi ha­nya didam­pingi Di­rektur Pe­ngu­sahaan PGN Jo­bi Triananda.

Pemanggilan Direktur Utama PGN itu terkait dengan penolakan para asosiasi industri pengguna gas yang merasa keberatan de­ngan tarif baru harga gas yang dikeluarkan BUMN gas itu. Bah­kan, para asosiasi meminta ke­naikan harga gas ditinjau ulang dan diberlakukan bertahap.

Namun, pertemuan yang ber­lang­sung hampir 1,5 jam itu be­lum menghasilkan apa-apa. Bah­kan, Hendi saat ditanya  war­ta­wan banyak menjawab no comment.

Hendi yang mengenakan safari hitam itu hanya berujar sedikit. Dia mengaku belum ada kepu­tusan apa-apa dari perte­muan de­ngan Menperin. Pihak­nya masih dalam tahap berdiskusi.

“Diskusi hal-hal terkait dengan alokasi (pasokan) untuk industri dan lainnya. Cuma saya mohon maaf belum bisa memberi infor­masi yang signifikan karena ha­rus koordinasi dengan pihak-pihak lain,” katanya.

Ketika ditanya soal tuntuan pelaku usaha soal kejelasan dan kenaikan harga bertahap, Hendi lagi-lagi enggan komentar. “Soal har­ga no comment,”.

Namun, untuk revisi aturan ter­sebut bukan kewenangan PGN. Makanya, dia menye­rahkan se­penuhnya kepada pi­hak yang berwenang soal itu.

Menperin MS Hidayat meng­aku memang dalam pertemuan itu belum ada keputusan. Pihak­nya akan mengumpulkan semua pengguna gas untuk diperte­mu­kan dengan direksi PGN.

Menurut Hidayat, PGN me­nyerahkan masalah ini kepada pe­merintah dan Kementerian ESDM karena menyangkut sek­tor hulu. Karena itu, dia optimis, se­telah dilakukan pertemuan de­ngan seluruh industri masalah gas ini bisa selesai. Dalam per­temuan itu juga dia mengingat­kan PGN untuk fokus pada pe­me­nuhan pa­sokan gas.  [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA