Lepas Saham di BII, Maybank Raup Untung 1,9 Miliar

Rabu, 16 Februari 2011, 02:07 WIB
Lepas Saham di BII, Maybank Raup Untung 1,9 Miliar
ilustrasi, Maybank
RMOL. Maybank diprediksi meraup keuntungan sebesar 610 juta ringgit atau sekitar Rp 1,9 mi­liar dari penjualan sahamnya di Bank Internasional Indonesia (BII). Per­nyataan itu dilon­tar­kan per­usahaan Kenanga Research, yaitu stock­broking asal negeri jiran.

Menurut Kenanga Research, Maybank telah meminta dilaku­kan negosiasi untuk pelepasan ekui­tas saham mereka sebesar 17,5 persen di BII.

Untuk diketahui, Maybank yang memiliki 97,5 persen sa­ham di BII melepas sahamnya karena diminta Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Ke­ua­ngan (Bapepam-LK).

Berdasarkan Peraturan Bape­pam-LK No IX.H.1, investor di­wajibkan untuk melepas saham emiten yang diambil alih, hingga kepemilikan sahamnya di publik (floating share) susut menjadi sebesar 20 persen da­lam jangka waktu dua tahun.

Belum lama ini, President & CEO PT Maybank Datuk Sri Wa­hid juga telah menyatakan ke­sia­pan Maybank untuk melepas ke­pe­milikannya di BII ke publik.

Kenanga Research mengata­kan, Maybank memiliki modal le­bih dari 3,4 miliar ringgit dan ada­nya penempatan saham se­besar 17, 5  persen yang berpoten­si menghasilkan Rp 1,9 miliar. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk mendukung pertumbuhan Maybank pada 2011.

Bekas Kepala Bapepam Fuad Rahmany pernah mengatakan, Maybank sebenarnya diuntung­kan dengan melakukan pelepasan saham berkode BNII tersebut. Sebab, saat ini harga saham bank yang menjadi perusahaan terbuka pada 1989 itu sedang mengalami kenaikan harga yang cukup ting­gi sejak diambil alih Maybank.

Pada saat akuisisi, Maybank membayar 55,6 persen saham BII seharga Rp 433 per lembar. Sete­lah itu, Maybank melanjut­kan­nya de­ngan tender offer sebanyak 44,3 persen saham di luar kepe­mi­likan Sorak Finan­cial Holdings di harga Rp 510.

Saham BNII mulai berada di level Rp 600 pada pertengahan No­vember 2010. Pada perdaga­ng­an akhir pekan lalu, saham ini sudah berada pada level harga sekitar Rp 730.   [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA