"Belum-belum, itu nanti ya. Evaluasinya sudah. Kita rangking dulu mana perusahaan-perusahaan yang layak untuk IPO," ujar Mustafa kepada wartawan di gedung DPD RI, Jakarta (26/11).
Hasil evaluasi dan pemberian ranking itu rencananya baru akan dibahas dengan ketua komite privatisasi, Menko Perekonomian Hatta Radjasai, dua minggu ke depan.
Mustafa menampik jika perusahaan perkebunan nasional (PTPN) masuk dalam salah satu yang mau di IPO-kan.
"Kalau PTPN tidak. Harus restrukturisasi dulu jadi satu dan sudah kuat. Pokoknya yang mau IPO-kan sektornya macam-macam. Ya mudah-mudahan Angkasa Pura dan Pelindo bisa masuk," ucapnya.
[arp]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: