Berita

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani. (Foto: RMOL)

Bisnis

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

RABU, 07 OKTOBER 2026 | 12:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengungkapkan proses merampingkan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak mudah.

Rosan mengatakan, berdasarkan hasil konsultasi dan evaluasi menyeluruh, jumlah perusahaan BUMN yang sebelumnya mencapai sekitar 1.074 perusahaan ditargetkan dapat dipangkas menjadi sekitar 250 perusahaan.

“Ini adalah program yang kita jalankan karena kita melakukan konsultasi secara keseluruhan. Di BUMN kita totalnya kurang lebih pada saat kita konsultasi itu jumlahnya 1.074,” kata Rosan dalam acara Investor Daily Summit 2026 di Raffles Hotel, Jakarta pada Rabu, 7 Oktober 2026.


Menurutnya, perampingan tersebut dilakukan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, sekaligus mengoptimalkan aset-aset yang dimiliki BUMN.

“Setelah kita melakukan assessment atau evaluasi secara menyeluruh, kita melihat bahwa kita bisa meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan optimalisasi dari aset kita dan kita bisa mengurangkan sampai jumlahnya kurang lebih sebesar 250 perusahaan,” ujarnya.

Rosan mengakui proses tersebut tidak mudah. Namun, Danantara akan memastikan seluruh langkah restrukturisasi tetap mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kita dalam proses melakukan ini. Tidak mudah, terus terang, tidak gampang. Tetapi tentunya dengan selalu mengikuti peraturan perundang-undangan yang ada dan dengan spirit yang baik, insyaallah ini bisa kita lakukan,” tutur Rosan.

Selain merampingkan jumlah perusahaan, Rosan mengatakan Danantara akan terus mendorong optimalisasi aset, peningkatan produktivitas, dan efisiensi BUMN pada 2027.

Bahkan, sejumlah perusahaan pelat merah telah diidentifikasi untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun depan.

“Di tahun ke depan kita akan tentunya mengoptimalisasi aset kita, meningkatkan produktivitas dan juga meningkatkan efisiensi. Dan tentunya kita akan di tahun 2027, boleh saya sampaikan, ada beberapa perusahaan BUMN yang kita sudah identifikasikan akan melantai di bursa di Indonesia,” pungkasnya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya