Berita

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung (kiri). (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Pemerintahan

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

JUMAT, 02 OKTOBER 2026 | 00:20 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah memastikan dana untuk membayar kewajiban utang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) senilai Rp37 triliun telah disiapkan Kementerian Keuangan. 

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengatakan dana tersebut bahkan sudah ditempatkan di bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

“KDMP memang jatuh tempo kemarin tanggal 25 September. Dana dari pemerintah sudah siap. Bahkan dana pemerintah untuk membayar 25 September sudah ditaruh di bank Himbara,” ujar Juda dalam media briefing di Bogor pada Kamis 1 Oktober 2026.


Namun, Juda mengatakan pihaknya masih menunggu proses verifikasi dan validasi sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dan Peraturan Presiden (Perpres) terkait tata kelola KDMP. Menurut Juda, proses tersebut menjadi bagian dari mekanisme pengawasan agar pembayaran kewajiban KDMP berjalan sesuai aturan. 

“Pencairannya sesuai dengan PMK, sesuai dengan Perpres tata kelola. Itu harus dilakukan dengan verifikasi dan validasi, harus diaudit oleh BPK sehingga clean and clear,” jelasnya.

Ia menegaskan, dana yang telah ditempatkan di bank Himbara pada dasarnya sudah siap digunakan. Pemerintah hanya menunggu seluruh tahapan administrasi selesai sebelum membuka pencairan.

“Dana pemerintah ditempatkan atau disiapkan untuk membayar tadi. Kalau kuncinya dibuka, siap disalurkan,” pungkas Juda.

Untuk diketahui, total utang Kopdes Merah Putih mencapai Rp240 triliun dengan jumlah tagihan pertama yang jatuh tempo sebesar Rp37 triliun. Utang itu digunakan untuk modal operasional awal 80 ribu Kopdes Merah Putih, yang masing-masing menerima Rp3 miliar.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya