Berita

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Pasmar 1 Cilandak, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Senin, 28 September 2026. (Foto: istimewa)

Pertahanan

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

SELASA, 29 SEPTEMBER 2026 | 00:47 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin secara resmi menyerahkan 12 kendaraan tempur (ranpur) amfibi AAV M-35 buatan Amerika Serikat (AS) kepada Pasukan Marinir (Pasmar) 1 Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) di Pasmar 1 Cilandak, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Senin, 28 September 2026.

Adapun, penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Sjafrie kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. 

Selanjutnya, ranpur diserahkan kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, kemudian diberikan kepada Panglima Korps Marinir Letjen TNI (Mar) Endi Supardi.


"Kita sama-sama saksikan, ada penerimaan secara resmi 12 unit kendaraan serang amfibi atau Assault Amphibious Vehicle (AAV) 7,” kata Ali.

Ali menjelaskan pemberian nama AAV M-35 di ranpur baru ini.

Huruf “M” itu huruf depan dari Marinir, sedangkan angka “3” adalah tiga awak kendaraan, diantaranya komandan kendaraan, pengemudi, dan penembak. Lalu, angka “5” kemampuan kendaraan beroperasi di laut hingga Sea State 5 yang bisa digunakan untuk mendukung operasi amfibi, dari laut menuju pantai.

Secara spesifikasi, AAV M-35 lebih baru dan modern dibandingkan LVT-7 yang kerap digunakan Korps Marinir TNI AL dan diperoleh dari Korea Selatan.

TNI AL pun masih akan menerima tambahan 70 unit secara bertahap. Dimana, 35 unit dijadwalkan tiba pada 2027 dan 35 unit lainnya pada 2028.

“Harapannya lagi, di tahun berikutnya akan hadir lagi sebanyak 35 di tahun 2027, dan 35 lagi di tahun 2028. Jadi ada 70 lagi yang akan datang,” jelas dia.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya