Berita

98 Resolution Network kembali mengirimkan tim kemanusiaan untuk bekerja sama dengan Yayasan Generasi Hebat Sejahtera (YGHS) dalam melaksanakan kegiatan Peduli Bencana Gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).(Foto: 98 Resolution Network)

Nusantara

98 Resolution Network Kembali Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT

SENIN, 21 SEPTEMBER 2026 | 00:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Komunitas aktivis 1998 pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran, 98 Resolution Network, kembali mengirimkan tim kemanusiaan untuk bekerja sama dengan Yayasan Generasi Hebat Sejahtera (YGHS) dalam melaksanakan kegiatan Peduli Bencana Gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tim kemanusiaan yang dikirim 98 Resolution Network tersebut terdiri atas KRAy Intan Dewi Rumbinang sebagai koordinator, serta Restianti, Agustin Lumban Gaol, Sinar Shinta Wijayanti,  Wilfridus Yons Ebit, dan Yudi Kusuma sebagai anggota tim. 

"Mereka bertugas melaksanakan koordinasi lapangan, pengangkutan, pendataan, penyerahan bantuan, dokumentasi, dan penyusunan laporan kegiatan," kata Pendiri 98 Resolution Network, Haris Rusly Moti, dikutip Minggu 20 September 2026.


Haris menjelaskan bahwa misi tersebut dilaksanakan untuk memastikan bantuan yang dihimpun melalui 98 Resolution Network dapat disalurkan secara terkoordinasi, tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Bantuan harus disalurkan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan, khususnya kebutuhan tenda dan selimut untuk menghadapi perubahan cuaca, serta kebutuhan pendukung pemulihan kegiatan pendidikan anak-anak pascagempa,” kata Haris.

KRAy Intan Rumbinang menambahkan, sumber donasi dan bantuan yang dihimpun dari Keluarga Besar 98 Resolution Network, Yayasan Generasi Hebat Sejahtera, PT Pelindo Terminal Petikemas, PT Berkah Industri Mesin Angkat, serta Komunitas CEO Indonesia.

"Bantuan yang disalurkan meliputi ratusan tenda berukuran besar untuk sekolah darurat dan tenda mandiri untuk masyarakat, puluhan whiteboard, ratusan selimut, jas hujan, ribuan susu, makanan instan, uang tunai dan sejumlah kebutuhan pendukung lainnya," kata KRAy Intan.

Haris melanjutkan, pelaksanaan kegiatan juga memperoleh dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Sosial (Kemensos) dalam bentuk bantuan mobilisasi tim dan transportasi barang bantuan menuju wilayah sasaran. 

"Misi kemanusiaan berlangsung pada 19–21 September 2026. Pada hari pertama, bantuan secara simbolis diserahkan kepada Keuskupan Labuan Bajo dan diterima oleh Tim Ekonomi Keuskupan Labuan Bajo yang diwakili Romo Yuvens," kata Haris.

Setelah penyerahan simbolis, tim melanjutkan penyaluran bantuan ke SD Nggorang di Kecamatan Komodo dan SMK Golo Mori di wilayah selatan Labuan Bajo.

Pada hari kedua, tim bergerak menuju SMA Negeri 2 Kuwus. Seluruh bantuan bagi sekolah-sekolah di Kecamatan Kuwus dan Kecamatan Ndoso dititipkan di SMA Negeri 2 Kuwus sebagai titik serah terima terpusat, disertai pendataan dan daftar alokasi sekolah penerima.

Haris Rusly Moti menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan terhadap kegiatan kemanusiaan tersebut.

"Kolaborasi dan semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi bencana,” tutup Haris.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya