Berita

Bos PT Jhonlin Group Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2026 | 20:21 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Bos Jhonlin Group Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam resmi meneken perjanjian jual beli saham emiten tambang batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN).

Melalui PT Jhonlin Baratama, Haji Isam menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (CSPA) bersama pengendali BYAN Low Tuck Kwong dan Elaine Low pada Rabu, 16 September 2026.

Dalam Surat Nomor: 466/BR-OJK/IX/2026 yang dikirim BYAN ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Kamis, 17 September 2026, disebutkan rencana pengalihan sebanyak 10 miliar saham biasa Perseroan.


"Berdasarkan surat-surat pemberitahuan yang kami terima, Bapak Low Tuck Kwong dan Ibu Elaine Low telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat pada tanggal 16 September 2026 dengan PT Jhonlin Baratama terkait rencana pengalihan 10.000.000.500 saham biasa Perseroan," ungkap Direktur PT Bayan Resources Tbk, Jenny Quantero dalam keterbukaan informasi, Kamis, 17 September 2026.

Jenny menjelaskan, penyelesaian transaksi jual beli saham tersebut tunduk pada pemenuhan beberapa kondisi pendahuluan. Setelah seluruh syarat terpenuhi dan transaksi diselesaikan, PT Jhonlin Baratama akan secara resmi menggenggam 10.000.000.500 saham biasa pada PT Bayan Resources Tbk. atau mengambil porsi sekitar 30 persen dari saham yang beredar.

Jenny menegaskan, pihak manajemen memastikan rencana transaksi jual beli saham ini tidak memberikan dampak negatif material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan.

Keputusan ini memperjelas wacana akuisisi BYAN yang sebelumnya mencuat akan dilakukan oleh Haji Isam. Informasi yang beredar sebelumnya, Haji Isam dikabarkan mengajukan tawaran sekitar 3 miliar Dolar AS untuk mengakuisisi 62% saham BYAN.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya