Berita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Bahlil: Antrean BBM Makassar Dipicu Pergeseran Konsumsi ke Subsidi

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2026 | 17:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut pergeseran konsumsi dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi menjadi salah satu faktor yang memicu antrean panjang di sejumlah SPBU Makassar, Sulawesi Selatan.

"Tapi kita tahu bahwa kondisi kemarin itu kan ada memang yang shifting dari pemakaian BBM yang tadinya memakai RON 92, 95, yang nonsubsidi, ada sebagian ke subsidi," ujar Bahlil saat tiba di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 17 September 2026.

Selain pergeseran konsumsi, Bahlil mengungkap adanya temuan kepolisian terkait kendaraan yang sengaja menggunakan tangki berkapasitas besar untuk mengisi BBM subsidi. 


"Tapi juga, ada saudara-saudara kita, yang memang, harus diakui berdasarkan temuan dari polisi, itu sengaja, eh, membuat tangkinya besar. Ada yang 700 liter, ada yang 1 ton, kemudian diisi dengan mobil yang baik. Dengan mobil Pajero, apa, segala macam. Jadi itu, itu yang membuat eh salah satu di antara yang membuat antrean," tuturnya.

Bahlil mengatakan Presiden Prabowo telah mengarahkan agar persoalan tersebut segera ditertibkan. 

Pemerintah, kata dia, terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan sesuai ketentuan.

"Arahannya harus segera kita tertibkan. Karena kita tahu bahwa pemerintah itu kan regulator. Implementasi di lapangan itu kan adalah eh Pertamina. Jadi saya melakukan koordinasi terus dengan eh Pertamina," tegasnya.

Bahlil mengatakan persoalan antrean di Makassar kini telah terurai dan sudah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Adapun kondisi stok BBM nasional masih berada dalam batas standar minimum kebutuhan, yakni sekitar 18 hingga 20 hari. 

"Yang terjadi kemarin di Makassar alhamdulillah sudah bisa terurai. Dan sudah selesai dan saya sudah laporkan kepada Bapak Presiden," ujar Bahlil.

Sebelumnya, antrean BBM di sejumlah SPBU Makassar berlangsung cukup panjang hingga mengganggu aktivitas masyarakat. 

Pemprov Sulawesi Selatan kemudian menerapkan sejumlah langkah, termasuk sistem ganjil-genap untuk pengisian BBM bersubsidi pada 13-20 September 2026. Kebijakan tersebut dilaporkan membuat antrean di sejumlah SPBU lebih terkendali.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya