Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta bersama Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani, Komjen Asep Edi Suheri dan Letjen TNI Deddy Suryadi menghadiri peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta Selatan. (Foto: Repro)
Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto memberikan apresiasi atas kemajuan sistem transportasi publik di Jakarta. Salah satunya dengan dioperasikannya LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai pada Rabu, 16 September 2026
"Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai oleh Presiden RI Prabowo Subianto menjadi langkah krusial dalam memperkuat konektivitas mobilitas warga Jakarta," kata Wahyu, dikutip dari akun Instagram pribadinya, Kamis 17 September 2026.
LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai memiliki panjang sekitar 12,2 kilometer dengan 11 stasiun, yakni Kelapa Gading, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.
"LRT Jakarta ini sangat membantu mobilitas warga. Perjalanan dari ujung ke ujung diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 28 menit," kata Wahyu.
Untuk tahap awal pengoperasian, tarif LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai ditetapkan Rp5.000 secara flat untuk sekali perjalanan.
Tarif sementara tersebut berlaku hingga Oktober 2026, sembari Pemprov DKI Jakarta melakukan kajian terhadap tarif selanjutnya.
Pemprov DKI juga terus menjaga aspek inklusivitas dalam layanan transportasi publik. Melalui Kartu Layanan Gratis, 15 golongan masyarakat dapat memperoleh akses gratis pada Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta sesuai kriteria penerima.
Pengembangan LRT Jakarta tidak berhenti di Manggarai. Pemprov DKI menyiapkan kelanjutan jalur sekitar dua kilometer menuju Dukuh Atas dengan nilai investasi sekitar Rp2,7 triliun.
Koridor tersebut direncanakan dilengkapi pedestrian deck serta terintegrasi dengan MRT, KRL, Transjakarta, LRT Jabodebek, dan Kereta Bandara.
Ke depan, jaringan LRT juga disiapkan menuju Jakarta International Stadium (JIS), Ancol, Jakarta Kota, serta Halim. Pemprov DKI membuka peluang dukungan pembiayaan agar pengembangan jaringan tersebut dapat terus dilanjutkan.