Berita

Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin. (Foto: Dok. Fraksi PKB)

Bisnis

Pupuk Subsidi Harus Tepat Sasaran demi Kesejahteraan Petani

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2026 | 10:30 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin meminta penyaluran pupuk bersubsidi diperketat agar benar-benar diterima petani yang berhak.

Menurutnya, ketepatan sasaran penyaluran pupuk menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

"PT Pupuk Indonesia agar memperkuat pengawasan dan memastikan pupuk bersubsidi benar-benar diterima oleh petani yang berhak," kata Usman dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 17 September 2026.


Ia juga meminta penetapan kuota pupuk dilakukan berdasarkan kondisi riil di lapangan. Perhitungannya harus mempertimbangkan luas lahan, jumlah petani, pola tanam, serta kebutuhan masing-masing komoditas di setiap wilayah.

Penyesuaian kuota berdasarkan luas lahan dan kebutuhan riil petani dinilai penting untuk menjamin keadilan distribusi serta efektivitas penggunaan pupuk.

Politisi PKB ini menekankan, kepastian akses terhadap pupuk turut menentukan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani. Hal ini juga berkaitan langsung dengan upaya menjaga ketersediaan pangan nasional.

Dengan tata kelola distribusi yang transparan, tepat volume, dan tepat sasaran, kebijakan subsidi pupuk diharapkan mampu memperkuat posisi petani sekaligus mendukung kemandirian pangan Indonesia di tengah berbagai tantangan global.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya