Berita

Perikanan budi daya. (Foto: Humas KKP)

Nusantara

Topang Perikanan Budi Daya, Mockup Tematik Mini RAS Siap Dibangun di 40 Ribu Desa

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2026 | 04:27 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melakukan peninjauan mockup Program Budi Daya Tematik berbasis Sistem Mini Recirculating Aquaculture System (Mini RAS) di Depok, Jawa Barat, Selasa, 15 September 2026.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan efektivitas pemodelan budidaya perikanan modern bernilai ekonomi tinggi sekaligus ramah lingkungan itu, untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menteri Trenggono menjelaskan bahwa pengembangan Mini RAS bukan sekadar inovasi teknologi budidaya, melainkan sebuah strategi dalam membangun rantai pasok industri perikanan di tingkat desa. 


"Membangun Mini RAS adalah sebuah terobosan. Kita akan bangun di setiap desa, ada 40.000 titik kurang lebih se-Indonesia sampai tahun 2029, dan secara ekosistem dia akan membentuk mata rantai industri. Mulai dari benih, pakan, pengolahan, dan seterusnya," ujar Menteri Trenggono dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 16 September 2026.

Dirinya menambahkan, pendekatan di sektor perikanan darat ini merupakan langkah baru yang diusung dalam agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

"Jadi mestinya ini adalah sebuah peluang, gitu ya. Maka pemerintah dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan membangun modelling yang seperti ini, tapi sekaligus juga menyambut untuk supaya industri pendukungnya ini berjalan," tambahnya.

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP, Tb Haeru Rahayu mengatakan pembangunan mock-up Mini RAS menjadi tahapan penting untuk memastikan desain, aspek teknis, dan keekonomian program matang sebelum diterapkan dalam skala besar. 

“Mock-up ini menjadi langkah awal untuk memastikan program 40 ribu titik se-Indonesia hingga 2029 dapat berjalan sesuai yang direncanakan. Dari sini desain dan perhitungan keekonomiannya terus disempurnakan sebelum diterapkan secara lebih luas,” ujar Tebe. 

Pada 2026, KKP menargetkan pelaksanaan program di 4.000 titik di Pulau Jawa dan Lampung, yang dilakukan dalam dua tahap masing-masing 2.000 titik.

Berdasarkan hasil verifikasi awal KKP terhadap 5.051 desa di enam provinsi, yakni Banten, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, sebanyak 1.454 desa teridentifikasi siap dibangun, sementara lokasi lainnya terus melalui proses penyesuaian teknis dan evaluasi untuk memastikan kesiapan sesuai persyaratan program.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Digiring ke Bareskrim, 10 Tersangka Sabu Blue Ice 1,2 Ton Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

KPK Bongkar Kejanggalan Status Bima-Richard dan Proyek Pengadaan BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

Menlu RI dan Singapura Bertemu, Bahas Penindakan Korporasi Pelaku Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:47

Lula dan Prabowo dalam Angka juga Cerita

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:30

Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Tonggak Persatuan Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:22

Dari Vietnam, Gus Lilur Desak KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:21

BRIN Percepat Uji Klinis 19 Kandidat Obat Herbal Menuju Fitofarmaka

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:16

Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa di Era Prabowo-Gibran

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:12

BCA Catat Laba Bersih Rp45,2 Triliun, Naik 4,2 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05

Daftar Peringkat Ballon d'Or 2026: Harry Kane Juara, Messi Posisi Kelima

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya