Berita

Presiden Prabowo Subianto, (Foto: Setpres)

Politik

Loyalitas Parpol Bisa Jadi Penentu Reshuffle Berikutnya

SELASA, 15 SEPTEMBER 2026 | 16:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Reshuffle kabinet yang mengganti Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keuangan dinilai menjadi sinyal bahwa perombakan kabinet berikutnya sangat mungkin kembali terjadi.

Pengamat politik Adi Prayitno menduga reshuffle selanjutnya akan semakin berkaitan dengan dinamika politik, terlebih Indonesia mulai memasuki tahun politik pada awal 2027 dan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memasuki dua tahun masa pemerintahan.

"Reshuffle akan terjadi bagi mereka menteri-menteri yang berasal dari partai politik yang loyalitas dan militansinya terhadap kekuasaan dan dukungannya yang dianggap setengah hati pasti akan menjadi catatan penting," kata Adi lewat kanal Youtube miliknya, Selasa, 15 September 2026.


Perombakan kali ini menjadi reshuffle kabinet keenam sejak Prabowo Subianto menjabat sebagai Presiden pada Oktober 2024. Rangkaian perombakan tersebut menunjukkan bahwa evaluasi dan penyesuaian komposisi kabinet terus dilakukan pemerintah seiring perkembangan kinerja pemerintahan dan dinamika politik.

Direktur Parameter Politik Indonesia itu menilai, secara sederhana reshuffle bisa menyasar menteri dari partai politik yang saat ini berada di dalam pemerintahan, salah satunya dengan alasan loyalitas.

"Tentu alasan normatifnya adalah dari penilaian kinerja. Tapi biasanya di negara kita kalau sudah memasuki tahun politik, loyalitas, soliditas dukungan juga menjadi variabel penting," tandasnya.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya