Berita

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming di Rumah Sakit (RS) Efarina Etaham, Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara. (Foto: Setwapres)

Politik

Gibran Boyong Dokter Pribadi Cek Kesehatan Anak Korban Keracunan di Karo

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026 | 16:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menaruh perhatian khusus kepada anak-anak yang tengah menjalani perawatan akibat keracunan makanan di Rumah Sakit (RS) Efarina Etaham, Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Jumat, 11 September 2026. 

Gibran membuka opsi rujukan bagi pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan yang memiliki dukungan medis sesuai dengan kondisi pasien.

Untuk mendukung proses pemulihan tersebut, Gibran memboyong dokter pribadinya untuk turut memeriksa kondisi pasien sekaligus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan apabila ada anak yang memerlukan penanganan lebih lanjut, langkah rujukan dapat segera dilakukan sesuai kebutuhan medisnya.


“Ini saya kesini membawa dokter pribadi saya. Saya minta dokter saya tinggal di sini dulu, untuk mengkoordinasikan sekiranya ada anak-anak yang butuh penanganan lebih intens di Jakarta,” katanya.

Langkah cepat tersebut menjadi wujud kepedulian dan tanggung jawab negara untuk memastikan masyarakat, khususnya anak-anak, mendapatkan layanan kesehatan yang sebaik-baiknya. 

Dengan melihat langsung kondisi pasien dan memastikan koordinasi penanganan berjalan, Wapres ingin agar setiap anak memperoleh perawatan yang tepat sesuai dengan kebutuhannya.

Orang tua salah satu pasien bernama Agnesia Paruliana br Silitonga, Fitriani,  yang saat ini sedang dirawat di RS Efarina Etaham, menyambut baik inisiatif Wapres untuk memberikan pilihan rujukan agar putrinya dapat memperoleh penanganan medis yang lebih komprehensif. Ia berharap langkah tersebut dapat membantu Agnes segera pulih sehingga dapat kembali bersekolah, menuntut ilmu, dan menggapai cita-citanya.

“Kata Bapak (Wapres), kalau mau dirujuk, boleh ke Medan, boleh ke Jakarta. Jadi kami tadi sudah bicara sama ayahnya juga, sama anak juga, kami ke Jakarta. Biar lebih mendapatkan obat yang terbaik, dan jaminan kesehatan yang terbaik juga. Dan para dokter yang terbaik juga di sana,” ungkapnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya