Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Saham Apple Tumbang Saat iPhone 18 Meluncur

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2026 | 12:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gebrakan besar Apple di panggung peluncuran justru dibalas tekanan di pasar saham. Alih-alih menguat, saham Apple merosot saat perusahaan memperkenalkan iPhone 18 Pro dan iPhone Duo, ponsel lipat pertamanya.

Pada perdagangan Rabu, 9 September 2026, saham Apple (AAPL) dibuka di level 315,49 Dolar AS per saham. Harganya sempat naik mendekati 318 Dolar AS, tetapi kemudian berbalik turun. Pada penutupan perdagangan, sahamnya berada di 315,34 Dolar AS, turun 0,88 Dolar AS atau 0,28 persen.

Tekanan terhadap saham Apple muncul meski perusahaan memperkenalkan sejumlah produk baru, termasuk iPhone 18 Pro, iPhone Duo yang menjadi ponsel lipat pertama Apple, AirPods 5, serta Apple Watch Series 12. Apple juga memperkenalkan sejumlah fitur kecerdasan buatan dan chip A20 Pro berbasis teknologi 2 nanometer.


Pasar tampaknya menilai peluncuran tersebut belum cukup kuat untuk menjadi katalis positif bagi saham. Sebelumnya, analis KeyBanc Capital Markets bahkan memperkirakan acara peluncuran berpotensi menjadi katalis negatif karena kenaikan harga iPhone dapat menekan volume penjualan.

Apple menetapkan harga awal iPhone 18 Pro sebesar 1.199 Dolar AS, naik 100 Dolar AS dibandingkan generasi sebelumnya. Sementara iPhone 18 Pro Max dibanderol mulai 1.299 Dolar AS. Adapun iPhone Duo yang dapat dilipat memiliki harga mulai 1.999 Dolar AS.

Meski turun pada hari peluncuran, kinerja saham Apple sepanjang tahun masih positif. Saham perusahaan tercatat telah menguat sekitar 15 persen secara year-to-date, sedikit mengungguli indeks Nasdaq.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya