Berita

Lima jurnalis dilaporkan hilang kontak saat dalam perjalanan menuju lokasi peliputan Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Terkendala Arus Kencang

RABU, 09 SEPTEMBER 2026 | 01:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Operasi pencarian terhadap delapan orang yang berada di dalam speed boat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, belum membuahkan hasil.

Tim SAR Gabungan memutuskan melanjutkan pencarian pada Rabu 9 September 2026, setelah operasi hari pertama terkendala kondisi perairan dengan arus yang cukup kencang.

“Sebanyak delapan orang yang berada di dalam kapal tersebut hingga saat ini masih dalam pencarian,” kata Kepala Basarnas Banten, Al-Amrad dalam keterangan resminya, dikutip Selasa malam, 8 September 2026.


Kedelapan orang tersebut yakni Warta (55) selaku kapten kapal, Surakman (60) sebagai ABK, Heriyanto (49) selaku guide, serta M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni selaku fotografer lepas, Yudhistira dari iNews, dan Daus dari Anadolu.

Setelah menerima laporan, Tim Rescue Unit Siaga SAR Pandeglang bergerak menuju lokasi kejadian sekitar pukul 14.15 WIB.

“Tim kemudian melakukan penyisiran menuju arah Krakatau dan sejumlah wilayah perairan yang diduga menjadi lokasi keberadaan speed boat,” ungkap Al-Amrad.

Penyisiran juga dilakukan RIB 02 Banten di sekitar Pulau Rakata dan Pulau Panjang. Namun, hingga operasi pencarian berakhir, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan kapal maupun delapan orang tersebut.

Pada sore hari, KN SAR Tetuka 247 bertolak dari Pelabuhan BBJ menuju lokasi kejadian untuk memperkuat operasi pencarian. Kapal tersebut melakukan penyisiran sekaligus pemantauan visual di sepanjang rute pencarian.

Sekitar pukul 21.05 WIB, KN SAR Tetuka 247 tiba di perairan Sangiang. Namun, kapal tidak dapat lego jangkar lantaran kondisi arus yang cukup kencang.

“Selanjutnya, KN SAR Tetuka 247 bergerak menuju Pelabuhan Ciwandan sembari tetap melakukan penyisiran dan pemantauan visual dengan hasil nihil,” ungkap Al-Amrad.

Pada pukul 22.12 WIB, KN SAR Tetuka 247 tiba dan berhasil sandar dengan aman di Dermaga Pelabuhan Ciwandan.

Selanjutnya, pada pukul 22.46 WIB, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing dan memutuskan operasi SAR dilanjutkan pada Rabu, 9 September 2026.

Operasi SAR hari pertama ditutup dengan hasil nihil. Tim SAR Gabungan akan kembali melakukan pencarian dengan memperluas area penyisiran berdasarkan hasil evaluasi serta kondisi di lapangan.

Sejumlah unsur terlibat dalam operasi tersebut, di antaranya personel KN SAR Tetuka, Rescuer USS Pandeglang, Rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Polairud Polda Banten, Polairud Mabes, Lanal, Polsek Carita, Satpol PP, Babinsa, unsur pemerintah daerah, Balawista, nelayan, masyarakat, serta unsur media.

Adapun peralatan yang digunakan meliputi KN SAR Tetuka 247, RIB 02 Banten, rescue car, truk personel, drone thermal, serta berbagai peralatan SAR air, medis, komunikasi, dan pendukung lainnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya