Berita

Infrastruktur PT AKR Corporindo Tbk (AKRA). (Foto: Istimewa)

Bisnis

AKRA Perluas Bisnis Lewat Pengembangan Infrastruktur LNG hingga Energi Surya

SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 | 21:49 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) terus memperluas portofolio bisnis di tengah kebutuhan yang meningkat dan proses transisi menuju sumber energi yang lebih beragam.

Presiden Direktur AKRA Haryanto Adikoesoemo mengatakan, perseroan tidak hanya mengandalkan bisnis perdagangan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) serta kimia dasar, tetapi mulai memperbesar pengembangan infrastruktur energi di kawasan industri.

Salah satunya melalui pengembangan infrastruktur gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) di Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur.


"Setiap langkah dibangun dari kompetensi yang telah dimiliki, didasarkan pada kebutuhan pelanggan, dan dijalankan bersama mitra yang memiliki keahlian di bidangnya," kata Haryanto dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa 8 September 2026.

Bersama mitra strategis, AKRA tengah menyiapkan fasilitas Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) dengan kapasitas penyimpanan mencapai 170.000 meter kubik.

Fasilitas tersebut nantinya terhubung dengan terminal LNG berkapasitas hingga 4 juta ton per tahun (MTPA). Infrastruktur ini ditargetkan mulai beroperasi pada semester II-2029.

Menurut Haryanto, pengembangan infrastruktur LNG menjadi bagian dari upaya perseroan memastikan ketersediaan energi untuk mendukung kebutuhan industri di JIIPE dalam jangka panjang.

Selain LNG, AKRA juga mulai mengembangkan lini bisnis energi lainnya, termasuk penyediaan listrik dan energi surya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan dalam menangkap peluang dari penguatan hilirisasi industri, ketahanan energi, serta pergeseran menuju bauran energi yang lebih beragam.

"Ke depan, AKR akan terus menjaga keandalan pasokan, memperkuat keunggulan operasional, serta mendukung program Pemerintah dalam hilirisasi industri, ketahanan energi, dan transisi energi,"tuturnya.

Di sisi lain, bisnis perdagangan dan distribusi BBM serta kimia dasar masih menjadi fondasi utama AKRA.

Perseroan mengandalkan jaringan infrastruktur yang mencakup kapasitas tangki sekitar 860.400 kiloliter (KL) di 20 pelabuhan laut dan sungai utama, sekitar 250 unit truk tangki BBM/kimia, 14 unit kapal atau SPOB, serta pergudangan seluas 50.000 meter persegi.

AKRA juga memiliki 182 SPBU ritel, dengan 75 SPBU di antaranya beroperasi di bawah merek BP-AKR.

Sementara itu, bisnis kawasan industri JIIPE terus dikembangkan melalui penjualan lahan, layanan pelabuhan, dan penyediaan utilitas bagi tenant.

Hingga semester I-2026, AKRA telah mencatat penjualan lahan seluas 58 hektare kepada perusahaan kimia dan manufaktur kaca asal China serta perusahaan pengolahan gandum domestik.

Pendapatan utilitas JIIPE juga meningkat 37 persen secara tahunan, seiring dengan naiknya konsumsi listrik, air, dan layanan pengolahan limbah.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya